Share

Dr Hastry: Rencana Kejahatan Pembunuhan Ibu-Anak di Subang Luar Biasa Bagus

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 04 Februari 2022 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 04 337 2542415 dr-hastry-rencana-kejahatan-pembunuhan-ibu-anak-di-subang-luar-biasa-bagus-TqD2ng9yyQ.jpg Ahli Forensik dr Hastry (Foto: IG)

JAKARTA - Pelaku kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat masih misterius. Polisi belum berhasil menangkap pelakunya, meski sudah menyebar sketsa diduga pelakunya.

Ahli Forensik Kombes Pol dr Hastry Purwanti mengaku, bahwa perencanaan kejahatan dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang sangat luar biasa. Kendati dirinya meyakini, tak ada kejahatan yang sempurna.

"Memang ada perencanaan yang luar biasa bagus. Namun, tidak ada kejahatan yang sempurna," ujarnya seperti dikutip di Youtube Denny Darko.

Baca Juga:  Yosep dan Yoris Bergabung, Sosok Ini Dicurigai Pembunuh Ibu dan Anak yang Tewas Bugil Dalam Alphard

Dr Hastry meyakini kalau kasus pembunuhan ini tidak dilakukan oleh satu orang. Namun, dia menduga ada beberapa orang yang terlibat.

"Betul (lebih dari satu orang)," katanya membenarkan soal jumlah pelaku pembunuhan.

Untuk mengungkap kasus tersebut, kata dr Hastry, melibatkan beberapa tim. Semua tim yang terlibat bekerja dengan sangat hati-hati, dengan memeriksa secara komprehensif.

"Enggak dari tim kami forensik saja, ada tim lain juga, supaya biar jelas," katanya.

Baca Juga:  Wajah Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Disebar, Yoris Curigai Danu Pelakunya

Pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat terjadi pada 18 Agustus 2021. Saat itu, mayat Tuti Suhartini dan anaknya, Amelis Mustika Ratu ditemukan terbujur kaku tanpa busana di dalam mobil Toyota Alphard.

Kepolisian terus bekerja mengungkap kasus tersebut dengan melakukan autopsi dan memeriksa puluhan saksi. Polisi juga sudah merilis sketsa wajah yang diduga pelaku pembunuhan.

Sketsa wajah tersebut diyakini bisa menjadi pembuka tabir yang menyelimuti kasus pembunuhan sadis itu.

Rohman Hidayat, kuasa hukum Yosef Hidayat, suami yang juga ayah korban mengatakan, hadirnya sketsa wajah tersebut menjadi pertanda besar bahwa kasus ini bakal segera terungkap.

"Justru sekarang fokusnya adalah sketsa wajah yang sudah dirilis Polda Jabar, mirip siapa? apakah Pak Yosep atau Pak Yoris tahu tidak, di lingkungan sekolah, keluarga, apakah ada tidak yang mirip dengan sketsa wajah itu, itu fokusnya hari ini," tutur Rohman melalui sambungan telepon.

Rohman melanjutkan, setelah sempat berseberangan dengan Yosep, Yoris Raja Amanullahkini, kakak kandung korban justru bergabung dengan Yosep. Menurutnya, bergabungnya Yoris dengan pihaknya bukan tanpa alasan.

Alasan yang paling mendasar, kata Rohman, Yoris mencurigai bahwa Muhammad Ramdan alias Danu, anak angkat Yosef sebagai pembunuh sadis itu. Sebaliknya, Danu menepis dan juga berharap agar pembunuh Tuti dan Amelia segera tertangkap.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini