Share

3 Eks Komisaris Garuda Indonesia Diperiksa Kejagung soal Korupsi Pesawat

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 04 Februari 2022 03:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 04 337 2542121 3-eks-komisaris-garuda-indonesia-diperiksa-kejagung-soal-korupsi-pesawat-YjvegB1oMY.jpg ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) rampung memeriksa tiga saksi terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tahun 2011-2021.

 (Baca juga: Kejaksaan Kembali Periksa 4 Saksi Terkait Korupsi Garuda)

Ketiga saksi tersebut yakni mantan Komisaris PT Garuda Indonesia. Ketiganya yakni, WAY selaku Komisaris PT Garuda Indonesia Tahun 2012; BR selaku Komisaris PT Garuda Indonesia Tahun 2013; serta CK selaku Komisaris PT Garuda Indonesia (persero) Tahun 2013. Ketiganya didalami soal mekanisme pengadaan pesawat udara.

"(Mereka) diperiksa terkait mekanisme pengadaan pesawat udara," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak melalui keterangan resminya, Kamis (3/2/2022).

 (Baca juga: Kejagung Sita 3 Kontainer Dokumen Terkait Korupsi Satelit Kemenhan)

Sekadar informasi, Kejagung saat ini masih terus mengusut dan mendalami dugaan korupsi terkait pengelolaan keuangan PT Garuda Indonesia (persero) Tbk. Salah satunya, terkait mekanisme pengadaan pesawat yang diduga telah merugikan keuangan negara. Pendalaman dilakukan lewat pemeriksaan saksi-saksi hari ini.

"Pemeriksaan saksi (hari ini) dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri gunaenemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi dalam Pengelolaan Keuangan PT. Garuda Indonesia (persero)," beber Leonard.

"Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan antara lain dengan menerapkan 3M," pungkasnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Diketahui sebelumnya, Kejagung telah meningkatkan status penanganan perkara dugaan korupsi terkait pengadaan pesawat PT Garuda Indonesia ke tingkat penyidikan. Peningkatan status perkara ke penyidikan itu sejalan dengan telah ditemukannya bukti permulaan yang cukup.

Kejagung menyebut belum ada tersangka yang ditetapkan meskipun telah ditingkatkannya status penanganan perkara ini ke penyidikan. Tapi, dalam perkara ini, Kejagung menduga telah terjadi kerugian keuangan negara sekira Rp3,6 triliun terkait pengadaan sewa pesawat PT Garuda Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini