Share

Safari ke Sejumlah Pesantren, Jenderal Dudung Bawa Kabar Ini

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 04 Februari 2022 01:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 04 337 2542114 safari-ke-sejumlah-pesantren-jenderal-dudung-bawa-kabar-ini-aJGtDUUP5j.jpg Jenderal Dudung sambangi pesantren/ dok TNI AD

JAKARTA - KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman melakukan silaturahmi ke beberapa Pondok Pesantren di wilayah Kodam V/Brawijaya, Kamis (3/2/2022).

 (Baca juga: Breaking News! Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Resmi Jabat Pangkostrad)

Dalam kunjungannya KSAD disambut pimpinan Pondok Pesantren Anwarut Taufiq Malang dan Yayasan Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah, Pasuruan.

Dudung menjabarkan rencana bahwa TNI AD akan membuka kesempatan bagi para santri dan santriwati untuk mendaftar menjadi Prajurit TNI AD. Adapun hal itu melalui jalur penerimaan prajurit baik calon Bintara maupun Tamtama.

 (Baca juga: Jenderal Dudung Kumpulkan Prajurit Kopassus di Monas, Ada Apa?)

Mantan Pangkostrad ini juga menyampaikan berita gembira bahwa TNI AD akan menggelar turnamen Liga Santri Piala KSAD Tahun 2022. Di mana, gelaran itu diikuti oleh pesantren di seluruh Indonesia secara profesional di venue lapangan TNI AD dan pesantren yang standar.

"Pondok pesantren diharapkan juga dapat memberikan andil dalam mengatasi kesulitan masyarakat sekeliling dengan menggandeng aparat TNI di wilayah sebagai bentuk sumbangan positif dalam membangun persatuan bangsa," ujar Dudung.

Kunjungan Dudung ke beberapa pesantren juga ingin mendengar langsung apa yang menjadi kesulitan para santri serta masyarakat sekitar. Dirinya berpesan agar pondok pesantren dapat ikut aktif dalam upaya memperkuat kerukunan di masyarakat.

Sementara itu, Habib Achmad Jamal Bin Toha Ba'agil sebagai pimpinan Pondok Pesantren Anwarut Taufiq Malang, menyampaikan terima kasih atas bentuk silaturahmi ulama dan umaro. Keduanya, kata dia, memiliki tugas berbeda namun bertujuan sama untuk kemakmuran bangsa.

Follow Berita Okezone di Google News

"Hubungan umaro dan ulama digambarkan bahwa untuk urusan keamanan negara, TNI yang memberi masukkan kepada ulama dan sebaliknya untuk masalah akhidah Ulama yang memberi masukkan kepada TNI. Hubungan keduanya tidak dapat terpisahkan untuk kesejahteraan umat" ujarnya.

Kemudian, dalam kunjungan ke Pasuruan, Dudung disambut oleh pimpinan pesantren, Habib Zen bin Hasan Baharun. Dijelaskan Zen, ponspes yang dikelolanya memiliki konsep berbeda.

"Ponpes ini bukan milik saya ataupun keluarga saya, tapi ponpes ini milik seluruh umat Rosulullah" ungkap Zen.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini