Share

Kisah Jusuf Hamka, Ketua PBNU Pertama Tionghoa yang Ingin Bangun 1.000 Masjid

Fahmi Firdaus , Okezone · Jum'at 04 Februari 2022 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 03 337 2542091 kisah-jusuf-hamka-ketua-pbnu-pertama-tionghoa-yang-ingin-bangun-1-000-masjid-o0xUVmZSd9.jpg Jusuf Hamka/ NU online

JAKARTA - Susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2022-2027 resmi dikukuhkan di Balikpapan, Kalimantan Timur,  pada Senin 31 Januari 2022.

(Baca juga: Ainun Najib Dibanggakan Jokowi, Ustadz Yusuf Mansur: Saya Sudah Mengenal Beliau 6 Tahun Lalu)

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar. Salah satu pengurusnya adalah H Mohammad Jusuf Hamka atau akrab disapa Babah Alun. Dia merupakan seorang pengusaha Muslim Tionghoa pertama yang menjabat salah satu Ketua PBNU.

Jusuf Hamka mendapatkan tugas khusus dari Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf untuk terus berdakwah dan mengharumkan nama Islam.

(Baca juga: Mualaf Cantik Ini Diamanahi Ayahnya Bangun 1000 Masjid)

“Saya mendapat kehormatan dengan diberi wejangan dan nasihat dari Gus Yahya Staquf dan pesan beliau supaya saya tetap berdakwah dengan senantiasa mengharumkan nama Islam,”ujarnya dikutip NU Online, Kamis (3/2/2022).

“Islam yang toleran dan rahmatan lil alamin. Semoga saya tetap amanah. Insya Allah berkah semua, mohon doa restunya,” tutupnya.

Profil Jusuf Hamka

Jusuf Hamka diketahui sebagai pengusaha sukses yang lahir di Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada 5 Desember 1957 dengan nama Alun Joseph. Ia mendapatkan nama Jusuf Hamka saat dirinya memeluk Islam pada 1981. Nama belakangnya didapat dari tokoh Muslim Indonesia Buya Hamka.

Ia menjadi mualaf tanpa penolakan keluarga karena tumbuh dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga Tionghoa yang cukup terpelajar. Orang tua Jusuf pun tergolong moderat. Ayahnya, Joseph Suhaimi (Jauw To Tjiang) merupakan seorang dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Jakarta.

Sementara ibunya, Suwanti Suhaimi (Siaw Po Swan) adalah seorang guru. Jusuf kemudian menunaikan ibadah haji pada 1984. Jusuf menghabiskan masa kecilnya di daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat. Ketika itu, ia menjadi pedagang asongan untuk menambah uang jajan. Segala jenis makanan, mulai es mambo hingga kacang-kacangan yang dibungkus plastik, pernah dijual di sekitar Masjid Istiqlal.

Dari kegiatannya itu, ia mempunyai banyak teman yang beragama Islam. Ia sempat penasaran dengan teman-temannya yang selalu diperintahkan untuk menjalankan shalat lima waktu. Kemudian, secara perlahan Jusuf mulai bertanya tentang arti shalat dan mencari lebih dalam seluk-beluk Islam. Sejak menjadi mualaf yang dituntun oleh Buya Hamka dalam pembacaan ikrar dua kalimat syahadat, Jusuf berkomitmen untuk menjalankan dakwah Islam dengan caranya sendiri, yakni dengan cara menjadi pengusaha.

Saat ini, dia banyak menduduki jabatan di banyak perusahaan terkemuka di negeri ini. Di antaranya menjabat Komisaris Utama PT Mandara Permai, Komisaris Independe PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, Komisaris PT Indosiar Visual Mandiri, Komisaris PT Citra Margatama Surabaya, dan Komisaris PT Mitra Kaltim Resources Indonesia.

Impian Membangun 1.000 Masjid

Bergelimangan harta tak membuatnya lupa diri. Jusuf Hamka banyak membantu fakir miskin dan orang yang membutuhkan.

Dia juga mempunyai impian membangun 1.000 masjid di seluruh Indonesia. Masjid yang ia impikan tersebut, akan diperuntukan sebagai rumah besar bagi fakir miskin dan duafa.

Jusuf Hamka juga mendirikan Masjid Babah Alun Desari dengan bentuk bangunan khas Tionghoa di pinggir jalan tol Depok-Antasari (Desari), Cilandak, Jakarta Selatan.

Masjid ini juga difungsikan agar warga sekitar dapat mempergunakan sebaik mungkin. Bahkan, disediakan pula balai masyarakat untuk mereka yang tidak mempunyai tempat tinggal. Mulai 2019, ia membuka program BABA (Babah Alun Bagi-bagi Angpao) pada setiap Imlek.

 Menurut Jusuf Hamka saat ini baru ada 3 mesjid yang sudah terbangun dan insyAllah akhir tahun ini jadi 2 lagi (di Sentul, Bogor) sehingga total hingga akhir 2020 lalu ada 5 Mesjid Babah Alun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini