Share

Suntikkan Vaksin Kosong, Dokter di Medan Resmi Jadi Tersangka

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Sabtu 29 Januari 2022 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 29 337 2539817 suntikkan-vaksin-kosong-dokter-di-medan-resmi-jadi-tersangka-qh37f4SRbh.jpg Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Ant)

MEDAN - Status tersangka resmi diberikan polisi kepada TGA, dokter yang patut diduga menyuntikkan vaksin kosong. Hal itu dia lakukan saat gelaran vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SD Wahidin, Medan Labuhan, pada 17 Januari 2022 lalu.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak menjelaskan, penetapan tersangka terhadap TGA dilakukan Jumat, 28 Januari 2022 kemarin.

Itu dilakukan setelah Polisi melakukan pemeriksaan terhadap dr TGA dan sejumlah saksi lainnya. "Iya benar sudah kita tetapkan sebagai tersangka," sebut Panca, Sabtu (29/1/2022).

Panca mengaku dari hasil penyelidikan mereka, dr TGA tidak menyuntikkan vaksin kepada sejumlah pelajar yang menjadi objek vaksinasi.

"Kita juga sudah melakukan pemeriksaan laboratorium kepada anak yang ada dalam video penyuntikan vaksin kosong itu. Hasilnya tidak ada kekebalan dari vaksin," sambungnya.

Lebih lanjut Panca mengatakan, penetapan tersangka ini dilakukan berjalan beriringan dengan pemeriksaan dari komisi Majelis Kode Etik Kedokteran (KMEK) yang kini juga sedang dilakukan.

"Kita tidak menunggu KMEK karena mereka kan lebih ke etik profesinya. Sementara kita fokus pada tindak pidananya," tandas Panca.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini