Share

11 Pelaku Ditangkap Terkait Bentrok Sorong, 9 Diantaranya Pelaku Pembakaran

Chanry Andrew S, iNews · Sabtu 29 Januari 2022 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 29 337 2539789 11-pelaku-ditangkap-terkait-bentrok-sorong-9-diantaranya-pelaku-pembakaran-ZzIh0oWMqq.jpg Kapolda Papua Barat, Irjen Tornagogo saat jumpa pers (foto: MNC Portal/Chanry)

SORONG - Setelah melalui serangkaian proses penyelidikan, Polisi akhirnya menetapkan 9 orang tersangka pembakaran gedung klub malam Double O yang menewaskan 17 orang, pada Senin (24/1/2022) malam lalu.

Sebelumnya, polisi juga telah mengamankan dua pelaku penganiayaannya yang menyebabkan satu pemuda meninggal dalam bentrokan maut yang memicu massa membakar Klub malam Double O. 11 tersangka tersebut kini ditahan di Rutan Polresta Sorong Kota.

Kapolda Papua Barat, Irjen Tornagogo Sihombing mengatakan, sembilan tersangka pembakaran gedung klub malam Double O yang berhasil ditangkap yaitu AA, FM, HW, KH, AAF, IR, JF, AR dan RR.

Baca juga:  Bentrok Sorong, Kapolda Papua Barat Beberkan Peranan 11 Orang Tersangka

Kesembilan pelaku pembakaran gedung klub malam Double O tersebut memiliki peran masing-masing saat kejadian.

"Kesembilan orang ini memiliki perannya masing-masing," ungkap Tornagogo Sihombing saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, di Markas Polresta Sorong Kota, Sabtu (29/1/2022).

Baca juga:  Bentrok Berdarah di Sorong, Polisi Bakal Buka-bukaan Penanganan Kasus dan Identifikasi Jenazah Korban

Dijelaskan Kapolda, dalam kejadian itu, AA perannya sebagai pelempar dan melakukan penyerangan terhadap Double O, FM perannya masuk kedalam gedung dan melempar bensin kemudian membakar sofa di dalam gedung Double O.

Selanjutnya HW perannya membawa parang dan merusak kendaraan mobil yang ada di halaman parkir Double O, KH perannya membalikkan mobil dan membakar mobil yang diparkir diluar gedung Double O. Kemudian AAF perannya memecahkan kaca di lobby depan gedung dan memecahkan kaca mobil.

Selain itu, IR berperan melempar gedung Double O dengan menggunakan batu. JF berperan melakukan pengrusakan di pangkalan ojek dan juga ikut menyerang klub malam Double O.

"Kemudian AR berperan sebagai provokator yang memprovokasi untuk melakukan pembakaran gedung Double O. Akan tetapi masih ada beberapa orang yang menjadi provokator, yang saat ini masih kita kejar. Yang terakhir RR berperan menyediakan alat senjata tajam seperti samurai dan parang, yang digunakan massa untuk melakukan penyerangan," beberapa Kapolda.

Lanjut Kapolda, untuk barang bukti yang berhasil diamankan berupa 4 buah parang, 1 buah tombak, samurai, linggis, kampak, gir dan besi, ketapel, batang besi, pecahan botol bir dan bom molotov. Tidak hanya itu, para tersangka juga menggunakan bensin untuk membakar gedung klub malam Double O.

Selain kesembilan pelaku yang berhasil diamankan, sambung Kapolda, pihaknya juga masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah orang yang saat ini namanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dimana salah satunya adalah otak pemicu betrokan Maut tersebut.

"Kami.masih mengejar tujuh DPO lagi, yang terlibat dalam aksi pembakaran Double O," tegasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan, para tersangka disangkakan pasal berlapis. Yaitu melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, pasal 187 KUHP dan pasal 188 KUHP, pasal 170 KUHP, pasal 160 KUHP serta pasal 55 KUHP dan pasal 56 KUHP.

Dalam press release yang digelar di Mako Polres Sorong Kota, selain 9 tersangka pembakaran gedung klub malam Double O juga dihadirkan 2 pelaku pembunuhan dan pembacokan korban KR, yang tewas ditempat saat pertikaian antara dua kelompok masyarakat yang terjadi sebelum insiden dibakarnya gedung klub malam Double O.

Pengamanan di Mapolresta Sorong Kota diperketat saat Press Conpres berlangsung. Sejumlah Pasukan Brimob bersenjata lengkap disiagakan di Halaman Mapolresta Sorong Kota.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini