Share

3 Prajurit TNI Gugur Ditembak di Papua, Jenderal Dudung Berharap Staf Operasi Kejar KKB

Antara, · Sabtu 29 Januari 2022 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 29 337 2539774 3-prajurit-tni-gugur-ditembak-di-papua-jenderal-dudung-berharap-staf-operasi-kejar-kkb-DIF5TeZu0U.jpg KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (Foto: Ant)

BANDUNG - Usai tiga prajurit TNI gugur karena tertembak di Papua, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman berharap pengejaran terus dilakukan terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Dan saya yakin sampai hari ini terus menerus dilakukan pengejaran oleh Staf Operasi Mabes TNI," kata Jenderal Dudung usai menjadi inspektur upacara pemakaman Sertu Anumerta Rizal Maulana di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (29/1/2022).

Adapun tiga prajurit TNI yang gugur itu yakni Serda M Rizal Maulana Arifin, Pratu Tuppal Halomoan Baresa, dan Pratu Rahman Tomilawa. Mereka menjadi korban usai adanya serangan ke Pos TNI di Bukit Tepuk, Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (27/1) pagi.

Dengan gugurnya tiga prajurit tersebut, Dudung mengatakan TNI AD merasa kehilangan. Dia mengatakan tiga prajurit itu merupakan para prajurit terbaik yang dimiliki TNI AD.

Dia juga berharap gugurnya tiga prajurit TNI itu dapat menjadi suri tauladan bagi prajurit lainnya. Pasalnya, para prajurit yang gugur itu telah mendedikasikan jasa dan baktinya kepada negara.

"Kami doakan semoga almarhum tiga prajurit terbaik Angkatan Darat yang mendahului, semoga diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan," katanya.

Dia mengaku menyerahkan sepenuhnya langkah-langkah strategi untuk mengejar para pelaku serangan Pos TNI di Distrik Gome itu.

"Pola operasi, konsep, dan langkah-langkah yang dilakukan selama di Papua, itu kewenangan Mabes TNI," kata Dudung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini