Share

Kasus Covid-19 Merangkak Naik, Kemenkes: Tetap Waspada tapi Tak Perlu Panik

Binti Mufarida, Sindonews · Sabtu 29 Januari 2022 08:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 29 337 2539650 kasus-covid-19-merangkak-naik-kemenkes-tetap-waspada-tapi-tak-perlu-panik-Il8Rm4ibVP.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Pemerintah melaporkan kasus Covid-19 di Tanah Air terus melonjak. Bahkan dilaporkan per kemarin Jumat (28/1) konfirmasi positif Covid-19 nyaris di angka 10 kasus dalam sehari.

Merespon hal ini, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi meminta agar masyarakat tetap waspada namun tidak perlu panik.

“Artinya kita tetap waspada tapi tidak perlu panik,” tegas Nadia dalam keterangannya, Sabtu (29/1/2022).

 Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Kemenkes Sebut Tidak Akan Berlakukan PPKM Darurat

Nadia juga mengatakan, bahwa peningkatan kasus tersebut terjadi dikarenakan varian Omicron.

“Pertama kita tahu memang varian Omicron ini di banyak negara menyebabkan peningkatan kasus yang sangat cepat dibandingkan varian Delta,” tuturnya.

Baca juga:  Bertambah 263, RSDC Wisma Atlet Rawat 3.935 Pasien Covid-19

“Tetapi angka fatalitas yang artinya angka untuk kemudian orang masuk ke rumah sakit ataupun berakhir kematian itu hanya di bawah 15 persen, yang dirawat di rumah sakit itu 20 sampai 25 persen, yang berakhir pada kematian itu kurang dari 5 persen,” kata Nadia.

 

Jadi artinya, kata Nadia, yang menjadi penting saat ini adalah bagaimana menahan kecepatan penularan angka kasus positif.

“Yang perlu kita lakukan meningkatkan protokol kesehatan supaya kita bisa lihat ya, sempat angka (kasus) kita itu 1.000, 2.000, 3.000, naik jadi 7.000, 8.000, tetapi angka kematian itu masih tetap di bawah 10,” tuturnya.

Nadia juga mengatakan, bahwa untuk tempat perawatan rumah sakit khususnya DKI Jakarta terjadi peningkatan tingkat keterisiannya.

“Ini dikarenakan memang kebijakan seluruh pelaku perjalanan luar negeri hari itu harus dilakukan isolasi secara terpusat,” kata Nadia.

“Dan juga kalau yang positif itu juga walaupun tidak bergejala saat ini masih diberlakukan isolasi terpusat. Tapi ke depan kita akan melakukan sama seperti varian Delta artinya bisa melakukan isolasi secara mandiri,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini