Share

Asosiasi atau Perkumpulan Unik di Indonesia, dari Dukun hingga Makam

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Sabtu 29 Januari 2022 07:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 337 2539552 asosiasi-atau-perkumpulan-unik-di-indonesia-dari-dukun-hingga-makam-TGhwzOFvaN.jpg Berikut komunits unik yang ada di Indonesia. (Ist)

KOMUNITAS atau asosiasi masyarakat bermunculan demi menyalurkan hobi yang sama. Namun, tahukah Anda jika ada beberapa komunitas atau asosiasi dengan nama unik yang ada di Indonesia? Berikut informasi lengkapnya, sebagaimana dirangkum pada Sabtu (29/1/2022) :

1. Persatuan Dukun Nusantara

Persatuan Dukun Nusantara mendeklarasikan diri pada Februari 2021. Tujuannya, agar masyarakat tidak tertipu dengan dukun palsu alias abal-abal yang marak beredar. Melansir Okezone, komunitas yang disingkat Perdunu ini memiliki program kerja bernama festival santet.

Menilik namanya, festival ini tentunya merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Rencananya, festival santet akan digelar pada bulan Suro. Adapun tujuan dilakukannya festival ini adalah demi mengangkat destinasi mistis di Banyuwangi, seperti di Alaspurwo dan Rowo Bayu.

2. Komunitas Hong

Bagi pecinta permainan tradisional, Anda bisa bergabung dengan komunitas Hong. Komunitas ini merupakan pelestari permainan tradisional yang berdiri sejak 2003 di Bandung. Berbagai mainan tradisional, seperti engklek, lompat tali dan ular naga panjang dimainkan di sini.

Komunitas Hong menilai, permainan tradisional harus terus ada dan lestari meskipun digempur kemajuan teknologi yang sangat signifikan. Komunitas Hong menyediakan sebuah tempat untuk melatih mainan dan permainan rakyat bernama kampung Klocer. Sebuah festival bernama Klocer juga dilakukan dengan beragam upacara adatnya.

Baca Juga : Dituduh Miliki Ilmu Hitam Parakang, Rumah Dukun Ludes Dibakar Massa

3. Indonesia Graveyard

 

Indonesia Graveyard adalah sebuah komunitas unik, terdiri dari sekumpulan orang yang senang berziarah ke makam. Mengutip laman Channel News Asia, anggota Indonesia Graveyard biasanya berkunjung ke makam tiap 2 minggu sekali.

Mereka juga menggali sejarah makam yang dikunjungi. Bahkan, komunitas ini juga kerap membersihkan makam tua yang kotor dan terbengkalai. Komunitas ini sudah memiliki akun Instagram untuk membagikan foto-foto makam yang dikunjungi. Hingga saat ini, jumlah pengikut komunitas unik ini di Instagram telah mencapai 3.400 orang. (Ajeng Wirachmi/Litbang MPI)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini