Share

Ada 247 Buronan Jampidsus Kejagung yang Masih Berkeliaran

Erfan Maaruf, iNews · Jum'at 28 Januari 2022 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 337 2539510 ada-247-buronan-jampidsus-kejagung-yang-masih-berkeliaran-Z5lXZfD8aB.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 247 orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) alias berstatus buron Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus). Buron tersebut tidak hanya kasus korupsi melainkan kasus lain.

"DPO di kita 247, di Pidsus. Jadi DPO itu ada juga (perkara) pajak, pabean, jadi bukan hanya tipikor saja," kata Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie Adriansyah di Gedung Bundar Kejagung, Kamis (27/1/2022).

Baca juga:  Kejagung Tangkap Mochtar Thayf, Buron Korupsi Proyek Genset di Papua Rugikan Negara Rp21,9 Miliar

Dia berharap adanya perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Singapura yang diteken bisa memudahkan proses pencarian buron yang ada di Singapura. Febrie belum bisa memastikan berapa banyak jumlah buronan yang ada di Singapura.

"Dengan adanya (ekstradisi) ini mempermudah. Kalau dia masuk Singapur kan akan lebih mudah kita untuk bisa bekerja sama dengan negara Singapura," jelasnya.

Baca juga:  Buronan Kejati, Mantan Kepala Bappeda Medan Ditangkap saat Belanja di Pasar

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan PM Singapura Lee Hsien Loong menyaksikan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman antara Indonesia dan Singapura yang salah satunya mengenai ekstradisi pada 25 Januari 2022 lalu dalam pertemuan Leaders’ Retreat di Bintan, Kepulauan Riau.

Setidaknya ada tiga kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan tersebut yakni pelayanan ruang kendali udara atau flight information region, kerjasama investasi, dan perjanjian ekstradisi.

Selain dengan Singapura, Indonesia sebelumnya telah memiliki perjanjian serupa dengan negara mitra sekawasan seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, Australia, Republik Korea, Republik Rakyat China, dan Hong Kong.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini