Share

DKI Jakarta, Banten dan Jabar Diminta Tekan Mobilitas untuk Cegah Penyebaran Omicron

Dita Angga R, Sindonews · Jum'at 28 Januari 2022 09:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 337 2539135 dki-jakarta-banten-dan-jabar-diminta-tekan-mobilitas-untuk-cegah-penyebaran-omicron-6MfB6tIw0a.jpg Wiku Adisasmito (Foto: Dok BNPB)

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta agar daerah dengan kenaikan kasus tinggi untuk memperketat protokol kesehatan. Utamanya pada provinsi penyumbang kasus terbanyak yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Pengetatan protokol kesehatan salah satunya dilakukan dengan menekan mobilitas ke daerah lain untuk mencegah transmisi varian Omicron ke antarwilayah.

“Dan penting bagi daerah yang sedang mengalami kenaikan kasus untuk memperketat implementasi protokol kesehatan dan menekan mobilitas ke daerah lain guna mencegah transmisi antara daerah. Terutama pada tiga provinsi dengan penyumbang kasus terbanyak yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten,” katanya dikutip dari siaran Kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (28/1/2022).

Wiku mengatakan jika ketiga provinsi tersebut dapat dikendalikan maka tidak akan meluas ke daerah lain.

“Jika kasus pada tiga provinsi ini terkendali, maka daerah lain pun akan bisa terkendali. Kita tetap harus bisa menjaga agar daerah yang kasusnya masih rendah untuk tetap kondusif dan tetap rendah kasusnya,” tuturnya.

Baca juga: Eks Direktur WHO: Varian Omicron Terbanyak di Dunia dalam Sebulan Terakhir

Dia menyebut bahwa Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten menyumbangkan 13.316 dari total 14.729 kasus minggu terakhir atau sebesar 90,4%. Dia meminta pemerintah daerah tiga provinsi itu segera melakukan strategi mitigasi.

Baca juga: DKI Jakarta Berpotensi Naik PPKM Level 3, Ini Kata Jubir Luhut

“Sehingga pemerintah atau satgas daerah di provinsi tersebut perlu melakukan strategi mitigasi untuk menekan laju kasus selama dua minggu ke depan. Untuk mencegah lonjakan kasus yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya.

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini