Share

Deradikalisasi di Dunia Maya, Perindo Harap TNI-Polri hingga BNPT Harus Berkoordinasi

Riezky Maulana, iNews · Kamis 27 Januari 2022 18:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 337 2538928 deradikalisasi-di-dunia-maya-perindo-harap-tni-polri-hingga-bnpt-harus-berkoordinasi-HnXdDgoLCm.jpg Ketua DPP Partai Perindo Bidang Pertahanan dan Keamanan Susaningtyas Nefo saat menjadi pembicara dalam webinar Partai Perindo. (tangkapan layar MNC Portal)

JAKARTA - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Pertahanan dan Keamanan, Susaningtyas Kertopati, berharap penyebaran paham radikalisme di media sosial (medsos) dapat diantisipasi.

Perempuan yang karib disapa Nuning itu meminta pihak terkait seperti TNI-Pori, BIN, hingga BNPT saling bekerja sama untuk mengantisipasi hal tersebut.

"Jadi memang saya sangat mengharapkan Polri dalam hal ini Baintelkam bekerja sama dengan BNPT berkoordinasi dengan BIN, TNI dan berbagai macam K/L harus bersama-sama," tutur Nuning dalam dialog virtual bersama MNC News, Kamis (27/1/2022).

Dia mengatakan, tahapan redakalisasi memang benar-benar dilakukan di medsos. Pasalnya, di medsos banyak tersiar cara-cara yang mengarah tindakan terorisme, dengan contohnya adalah video merakit bom panci.

Baca Juga : Perindo Tekankan Pentingnya Saksi di TPS Guna Mengamankan Perolehan Suara di Pemilu 2024

"Harus ada deradikalisasi dunia maya. Kita beberapa waktu lalu kita melihat, kemudahan bagaimana meracik bom panci dan sebagainya. Anak muda itu kan senang sekali dan ingin membuat sebagai eksperimen," ucapnya.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

 

Tak hanya institusi di atas yang harus berjalan bersamaan dalam upaya deradikalisasi dunia maya, kata Nuning, Kominfo juga harus turun tangan. Pasalnya, di dunia daring banyak hoaks dan post-truth yang berkembang luas yang termasuk ke dalam agenda perang asimetris.

"Demikian pihak Kominfo juga harus dilibatkan, jangan sampai hal-hal yang bersifat hoaks post-truth di dalam perang asimentris menjadi luas. Kalau semakin luas kan semakin tidak terkendali," tuturnya.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com atau hubungi (021) 5068200 dan (WA) 081901002376

 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini