Share

Satgas Sebut 58% Pasien Covid-19 Omicorn Tanpa Gejala

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Kamis 27 Januari 2022 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 337 2538867 satgas-sebut-58-pasien-covid-19-omicorn-tanpa-gejala-ghMR9XjFfW.jpeg Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Wiku Adisasmita (foto: dok Satgas Covid-19)

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan bahwa hampir 58% dari total pasien Covid-19 dengan varian omicorn terdeteksi menunjukkan gejala asimtomatik atau tanpa gejala.

Diketahui, Sejak kemunculannya pertama kali pada 16 Desember 2021 tahun lalu hingga saat ini dalam kurun waktu 6 minggu telah terdeteksi sebanyak 1766 kasus Omicorn di Indonesia.

"Kabar baiknya di Indonesia sendiri 58 persen dari total kasus Omicorn yang terdeteksi menunjukkan gejala asimtomatik atau tanpa gejala dan 37 persen memiliki gejala ringan," katanya dikutip dari siaran Kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (27/1/2022).

Baca juga:  Menkes Budi: Pasien Omicron Meninggal Menjadi 3 Orang

Wiku mengatakan, bahwa pasien tanpa gejala memiliki kemungkinan besar untuk sembuh dari covid-19 varian omicorn.

"Seperti kita yang ketahui bahwa pasien tanpa gejala dan gejala ringan memiliki kemungkinan untuk sembuh yang lebih besar," kata Wiku.

Baca juga:  Positif Covid-19 Tembus 8.077 Kasus, 7.814 Transmisi Lokal dan 263 PPLN

Hal tersebut, kata Wiku, sejalan dengan perkembangan kesembuhan dimana terdapat 96 persen pasien Omicorn sembuh yang telah dirawat di RSDC Wisma Atlet dan 88% pasien Omicorn di rumah sakit rujukan.

"Ini adalah angka yang sangat tinggi dan perlu untuk terus dipertahankan," kata Wiku.

Wiku mengatakan, bahwa kasus omicron di Indonesia di dominasi pelaku perjalanan luar negeri yaitu sebesar 63%. Hal ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kedatangan internasional dari berbagai pintu negara akhir-akhir ini ditengah kontribusi Omicorn yang meningkat tajam pada beberapa negara di dunia.

"Namun perlu kita waspadai kasus Omicorn juga sudah terdeteksi pada transmisi lokal meskipun angkanya persentasenya masih rendah yaitu 23 persen dari total kasus Omicorn yang terdeteksi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini