Share

Menkes Budi: Pasien Omicron Meninggal Menjadi 3 Orang

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 27 Januari 2022 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 337 2538857 menkes-budi-pasien-omicron-meninggal-menjadi-3-orang-qhbffiFVF6.jpg Menteri Kesehatan, Budi Gunadi (foto: dok Satgas Covid-19)

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pasien Omicron yang meninggal menjadi tiga orang. Sementara itu, total kasus Omicron saat ini sebanyak 1.988 orang.

“Total pasien yang sudah terkena Omicron sampai sekarang ada 1.988, ini kita ikuti, kita teliti, kita research,” kata Menkes Budi saat Konferensi Pers secara virtual, Kamis (27/1/2022).

Baca juga:  Positif Covid-19 Tembus 8.077 Kasus, 7.814 Transmisi Lokal dan 263 PPLN

Menkes mengatakan, dari 1.988 kasus Omicron dimana yang sudah sembuh atau selesai dirawat itu ada 765 orang.

“Yang dirawat, masih dirawat sejak awal Desember itu ada 854 yang pernah dirawat,” sambungnya.

Baca juga:  Kasus Covid-19 Bertambah 8.077 Sehari, DKI Jakarta Tertinggi

“Pasien Omicron masuk kategori asimtomatik atau OTG sebanyak 334. Sedangkan yang kategori sedang, yang artinya butuh oksigen ya dan berat itu biasanya masuk ICU itu ada 59,” kata Menkes.

 

Menkes mengatakan, bahwa pasien Omicron yang masuk rumah sakit hanya sekitar 6-7% saja. “Dan ini buat gambaran teman-teman ya. Sebenarnya yang masuk rumah sakit, yang perlu masuk Rumah Sakit itu adalah yang 59 itu atau 59 itu sekitar berapa sekitar 6%, 7% dari yang dirawat sekarang,” bebernya.

“Jadi poin kedua, yang perlu dirawat hanya kalau dia membutuhkan oksigen. Berdasarkan datanya kita selama Omicron itu jalan sekitar 5 sampai 6% dari yang sekarang ada di rumah sakit,” kata Menkes.

Menkes mengatakan, bahwa pasien Omicron yang bergejala ringan bisa dirawat di rumah dan bisa sembuh sendiri.

“Karena sebenarnya kalau dia nggak dirawat, di rumah aja sembuh sendiri karena itu tadi lebih ringan atau kalau dia ada gejala batuk-batuk, sedikit demam, pilek itu masuk rumah sakit termasuk kategori ringan dia bisa dirawat di rumah sendiri,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini