Share

Kasus Harian Covid-19 Capai 7 Ribu, Ini Kata Wapres Maruf

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 27 Januari 2022 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 337 2538804 kasus-harian-covid-19-capai-7-ribu-ini-kata-wapres-maruf-eQlINy7kAE.jpeg Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)

JAKARTA - Kasus harian Covid-19 per kemarin sudah mencapai angka lebih dari 7.000 kasus. Wakil Presiden (Wapres) Maruf meminta agar testing, tracing, treatment dilakukan lebih cepat lagi.

“testing tracing, treatment itu terus kita lakukan lebih cepat lagi untuk mengetahui lebih banyak yang misalnya terkena,” katanya, Kamis (27/1/2022).

Maruf mengungkapkan, bahwa pemerintah memang sudah memperkirakan pada bulan Februari hingga awal Maret akan terjadi peningkatan kasus covid-19. Hal ini melihat perkembangan omicron di seluruh dunia ini terjadi.

Baca juga:  Siswa dan Guru Positif Covid-19, SDN 05 Pademangan Timur Ditutup Sementara

“Tetapi kita sudah mengantisipasi supaya kenaikannya itu tidak eksponensial seperti yang terjadi di beberapa negara. Karena itu melakukan pengetatan-pengetatan ya khususnya dalam penerapan protokol kesehatan,masker, dan juga menjaga jarak,” ungkapnya.

Selain itu dia juga meminta agar program vaksinasi dipercepat. Baik untuk dosis 1, 2 maupun booster.

“Kemudian juga vaksinasinya dipercepat baik yang pertama, kedua dan juga booster. Terutama juga lansia dan anak anak. Kemudian juga penerapan peduli lindungi itu terus kita tekankan,” ungkapnya.

Baca juga: Covid-19 di Jakarta Melonjak, Pemprov DKI: Belum Saatnya Tarik Rem Darurat

Lebih lanjut terkait dengan tren kenaikan kasus global yang tinggi, Maruf mengatakan pemerintah mengantisipasi dengan pemeriksaan pintu masuk yang ketat. Selain itu juga pemberlakukan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

“Kita lakukan pemeriksaan yang ketat dan kemudian karantina. Tidak ada dispensasi-dispensasi tanpa karantina. Ini untuk mencegah melonjaknya seperti di Inggris, Amerika, India juga dan Malaysia,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini