Share

4 Senjata Perang Khas Papua, Nomor 3 Sangat Mematikan Terbuat dari Tulang Burung Kasuari

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Kamis 27 Januari 2022 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 337 2538776 4-senjata-perang-khas-papua-nomor-3-sangat-mematikan-terbuat-dari-tulang-burung-kasuari-A6AfWNy2ga.jpg dok: Kemenpar

SAAT terlibat dalam sebuah peperangan, setiap kelompok masyarakat yang bertikai akan mempertahankan kehormatan dan wilayahnya dari ancaman musuh dan lawan.

(Baca juga: 2 Anggota TNI Gugur Ditembak KKB Teroris Ternyata Pasukan Elite Batalyon Raider)

Untuk tujuan itu, digunakan senjata atau alat perang yang mampu menghalau musuh. Salah satu masyarakat yang memiliki alat perang khas adalah Papua.

Berikut alat-alat perang khas Papua yang selalu digunakan dalam peperangan yang dilansir beragam sumber, Kamis (27/1/2022).

1. Kapak Batu

Dari zaman prasejarah hingga abad ke-20, kapak batu difungsikan sebagai alat potong dan pertahanan diri dari serangan musuh.

Melansir jurnal bertajuk “Fungsi Kapak Batu Papua dalam Mempersatukan Keragaman” oleh Rini Maryone, kapak ini berbentuk lonjong dengan pangkal agak runcing dan melebar pada bagian ujungnya. Batu yang digunakan untuk membuat kapak ini biasanya berwarna hijau kehitaman. Batu itu dapat ditemukan di daerah pegunungan (batu kali). Bagi beberapa suku Papua, seperti Sentani, kapak batu telah beralih fungsi. Kini kapak batu digunakan sebagai alat bayar denda dan hadiah berharga.

2. Tombak

Tombak merupakan senjata tradisional andalan Suku Bauzi, Papua, terutama untuk berburu. Tombak dibuat dari bahan dasar kayu nibung. Mata tombak yang digunakan dibuat runcing.

Biasanya masyarakat Suku Bauzi membuat tangkai tombak dengan panjang sekitar 3 hingga 4 meter dan berbentuk bulat. Hewan-hewan yang biasa diburu dengan menggunakan tombak ini antara lain, tikus pohon, malabi, ayam hutan, kasuari, dan maleo.

 (Baca juga: 3 Prajurit TNI Gugur, 1 Anggota Kritis Ditembak Teroris KKB)

3. Pisau Belati

Pisau belati merupakan salah satu senjata tradisional khas Papua yang terbuat dari tulang burung kasuari. Walau terbuat dari tulang burung kasuari, senjata ini cukup tajam dan bisa mematikan target yang diincar. Pisau belati ini diperkenalkan pertama kali oleh warga suku Asmat.

Pisau belati Papua juga dikenal karena ciri khasnya, yaitu adanya bulu burung kasuari yang dirangkai menyerupai rumbai. Rumbai bulu burung tersebut biasanya dipasang pada bagian gagang pisau.

4. Busur dan Panah

Busur merupakan senjata tradisional Papua yang digunakan untuk berperang mempertahankan wilayah kekuasaan atau untuk berburu.

Suku Bauzi merupakan salah satu suku yang menjadikan busur dan panah sebagai senjata tradisional andalan. Dalam jurnal karya Hari Suroto berjudul “Tradisi Berburu Suku Bauzi di Mamberamo Raya”, busur dibuat dari kayu nibung, bambu, dan kayu lain yang sudah tua. Salah satu kayu yang menjadi bahan terbaik dalam pembuatan busur ini adalah kayu palem hitam.

Kayu dan bambu dipotong lalu dibelah mengikuti ukuran yang diinginkan. Sebagai pelengkap, dipasang tali busur. Biasanya, tali busur yang digunakan terbuat dari rotan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini