Share

Wapres Ma'ruf Amin: Siarkan Agama dengan Narasi Kerukunan

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 27 Januari 2022 05:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 337 2538406 wapres-ma-ruf-amin-siarkan-agama-dengan-narasi-kerukunan-DnSsXuNVX4.jpeg Wakil Presiden, Maruf Amin (Foto: Satwapres)

JAKARTA — Wakil Presiden Ma'ruf Amin ingin pemuka agama menyiarkan ajaran agamanya dengan narasi kerukunan. Hal itu penting demi mencegah terjadinya perpecahan antarumat di tengah keragaman yang ada di Indonesia.

"Yang perlu dijaga juga adalah cara-cara penyiaran agama (dakwah agama) dari masing-masing agama hendaknya menggunakan narasi-narasi kerukunan yang sejuk dan damai, bukan narasi konflik yang mengakibatkan terjadinya kebencian dan permusuhan antar pemeluk agama," ujarnya dikutip dari keterangan resmi Setwapres pada Kamis (27/1/2022).

Wapres berujar peranan masyarakat dan lembaga-lembaga keagamaan sangat penting dalam upaya menjaga kerukunan antarumat. Salah satunya, kata Wapres, ialah peran yang telah dilakukan MUI beserta majelis-majelis agama dalam membentuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Wapres menilai, FKUB telah berperan penting dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, ke depan peran ini perlu terus ditingkatkan.

“Peran FKUB di seluruh Indonesia perlu terus diperkuat,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Wapres pun menegaskan bahwa perdamaian dan kerukunan merupakan unsur utama terciptanya persatuan nasional, dan persatuan nasional merupakan prasyarat bagi keberhasilan pembangunan nasional.

“Karena itu, perdamaian dan kerukunan tersebut harus terus kita rawat dan lestarikan, dan salah satunya dengan terus menggemakan nilai-nilai moderasi dalam beragama,” urainya.

Wapres berharap forum ini dapat memberikan masukan-masukan strategis tentang moderasi dan toleransi sebagai upaya dalam penanggulangan bahaya terorisme dan ekstremisme di Indonesia.

"Saya berharap forum ini mampu memberikan masukan-masukan strategis tentang bagaimana mengoptimalkan penyebaran nilai-nilai wasathiyah untuk melawan paham radikal-terorisme, sebagai upaya mencegah ekstremisme dan terorisme," pungkas Wapres.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini