Share

Wapres Maruf Amin: Tak Perlu Berlebihan dalam Menyampaikan Dakwah

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 26 Januari 2022 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 337 2538064 wapres-maruf-amin-tak-perlu-berlebihan-dalam-menyampaikan-dakwah-mfMrCwUm9x.jpg Wakil Presiden, Maruf Amin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menekankan agar penyiaran (dakwah) agama-agama di Indonesia dilakukan dengan cara yang menyejukkan dan bukan narasi konflik untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme.

“Tugas kita adalah mengajak, berdakwah. Kita bukan memberi petunjuk. Tapi yang memberi petunjuk adalah Allah SWT. Karena itu, kita tidak perlu berlebihan dalam menyampaikan dakwah, sebagaimana yang diajarkan Allah dan Rasul-Nya,” tegas Wapres saat memberikan sambutan pada Halaqah Kebangsaan Badan Penanggulangan Ekstremisme Dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (BPET-MUI) secara virtual, Rabu (26/1/2022).

Dalam kesempatan itu, Wapres juga mengatakan bahwa perdamaian dan kerukunan merupakan unsur utama terciptanya persatuan nasional. Dan persatuan nasional merupakan prasyarat bagi keberhasilan pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan Indonesia adil, maju dan sejahtera sebagaimana yang kita cita-citakan.

“Karena itu, perdamaian dan kerukunan tersebut harus terus kita rawat dan lestarikan, salah satunya dengan terus menggemakan nilai-nilai moderasi dalam beragama sesuai dengan prinsip wasathiyah,” ujar Wapres.

Menurut Wapres, umat Islam di Indonesia dapat hidup berdampingan dalam perdamaian dan kerukunan bersama pemeluk agama lain karena Islam di Indonesia datang dan berkembang dengan cara yang damai, atau dengan prinsip jalan tengah (wasthiyah).

Prinsip tersebut, kata Wapres, berhasil terwujud salah satunya berkat peran dari para ulama sebagai pewaris para nabi dan obor keteladanan bagi umat.

“Saya optimistis, jika ulama Indonesia bersatu padu dalam merawat dan meningkatkan moderasi Islam ini, maka Islam wasathiyah di Indonesia akan menjadi poros pancaran harapan bagi lahirnya dunia yang damai sebagai awal menuju dunia yang sejahtera,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini