Share

KPK Panggil Mantan Sekda Tulungagung Terkait Kasus Korupsi Proyek

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 26 Januari 2022 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 337 2538036 kpk-panggil-mantan-sekda-tulungagung-terkait-kasus-korupsi-proyek-QLM4QZua1i.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulungagung, Indra Fauzi, hari ini. Ia bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan di Tulungagung.

"Hari ini, pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi terkait proyek pekerjaan pemda Kabupaten Tulungagung. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polres Kediri Kota, Jalan KDP Slamet Nomor 2 Kota Kediri," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (26/1/2022).

Selain Sekda Tulungagung, penyidik juga memanggil mantan Staf di PT. Kediri Putra Group bernama Joko Widodo. Kemudian, pihak swasta, Isa Ansori, Andriyani, Rini Maherwati, dan Budi Santoso juga dipanggil. Penyidik juga memanggil Direktur PT Karya Harmoni Mandiri, Yoyok Tanjung dan Pemilik Triple S, Sony Sandra.

Baca juga: KPK Serahkan Berkas Perkara Ketua DPRD Tulungagung ke PN Tipikor Surabaya

Sekadar informasi, KPK sedang mengusut kembali kasus dugaan korupsi di daerah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Pengusutan tersebut merupakan pengembangan dari perkara suap terkait proyek pekerjaan di Pemda Tulungagung, sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kasus yang sedang diusut penyidik berkaitan dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan pada Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018. Sudah ada tersangka dalam kasus tersebut.

Baca juga: Mantan Ketua DPRD Tulungagung Segera Disidang dalam Kasus Suap APBD

KPK masih enggan membeberkan siapa saja pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini. Pun demikian terkait konstruksi perkara korupsi di daerah Tulungagung ini. KPK baru akan membeberkan secara lengkap tersangka serta konstruksi perkara dalam kasus ini setelah adanya proses penangkapan dan penahanan.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini