Share

7 Fakta Meninggalnya Putri Sulung Nurul Arifin, Terselip Pesan Haru

Tim Okezone, Okezone · Rabu 26 Januari 2022 06:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 337 2537801 7-fakta-meninggalnya-putri-sulung-nurul-arifin-terselip-pesan-haru-IcoUzRNgyl.jpg Nurul Arifin bersama Maura Magnalia semasa hidup (Foto: Instagram)

JAKARTA - Putri sulung Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurul Arifin, Maura Magnalia meninggal dunia pada Selasa 25 Januari 2022 pukul 02.00 WIB. Kepergian Maura meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat. 

Berikut fakta-fakta meninggalnya Maura:

1. Meninggal di Meja Makan 

Nurul Arifin menuturkan, kematian putrinya yang baru diketahui beberapa jam kemudian. Kala itu, salah satu pembantu rumah tangganya yang menemukan Maura sudah tak bernyawa di ruang makan rumahnya.

"Iya mas, betul. Baru tadi malam, dia sih jam 02.00 WIB, kita tidur, dia masih di meja makan ya," kata Nurul Arifin saat dihubungi MNC Portal.

Baca Juga: Anak Nurul Arifin Meninggal, Banjir Ucapan Bela Sungkawa dari Ganjar Pranowo hingga Parfi

2. Serangan Jantung 

Penyakit jantung tak kenal usia, karena penyakit tersebut yang merenggut nyawa Maura. Diakui Nurul Arifin, Maura meninggal di meja makan rumahnya karena terkena serangan jantung.

"Mendadak (meninggalnya), jantung mas," katanya sambil menangis.

Ibu dua anak tersebut mengaku, keluarganya memang punya riwayat penyakit jantung. “Saya sendiri juga kan sudah operasi jantung ya,” ujarnya.

3. Usia Muda 

Berdasarkan penulusuran dari akun sosial medianya, Maura Magnalia lahir pada 20 September 1994. Dia beragama Katholik, sama seperti ayahnya, Mayong Suryolaksono. Itu artinya ia dan Nurul hidup beda agama, namun tetap kompak.

Baca Juga: Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia, Maura: I'm Tired Mother

4. Dimakamkan di San Diego Hills

Jenazah Maura Magnalia bakal dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 26 Januari 2022. Diberangkatkan dari rumah duka di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat. Pemakaman akan dilakukan pukul 10.00 WIB.

Nurul sangat kehilangan sang putri tercinta. Tetapi, mereka berusaha tegar di hadapan para pelayat dan awak media.

"Kami mengucapkan terima kami buat kehadirannya, ucapan bela sungkawa kepada anak kami tercinta. Kami jelas merasa betul betul kehilangan karena kami punya anak dua, Jadi, sekarang anak kami tinggal satu," ujar Nurul.

"Namun demikian, apa yang Maura Hadapi sekarang adalah yang terbaik dari Tuhan, bikin hilang semua sakitnya," lanjutnya.

5. Wisuda S2 Pekan Depan 

Maura adalah sosok yang pintar. Dia bahkan memiliki cita-cita sebagai dosen seperti ayahnya Mayong Suryo Laksono.

Namun, belum sempat merasakan wisuda setelah menempuh pendidikan S2 di The University of Sydney, Australia, Maura meninggal dunia di usia muda karena penyakit jantung.

Mayong Suryo Laksono, suami Nurul, mengatakan, anaknya Maura belakangan ini disibukkan dengan urusan wisudanya.

"Mungkin kondisinya lagi drop, dia tidak tidur, dia lagi mengurusi wisudanya bulan depan, dia akan wisuda dari Sydney University, baru selesai S2," ujar Mayong, ditemui di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat.

6. Curhat Maura 

Nurul Arifin mengungkap momen terakhir yang dilewatinya bersama sang putri, Maura Magnalia Madyaratri. Dia mengaku, sempat mengobrol dengan putrinya, beberapa hari sebelum meninggal.

Dalam obrolan itu, Maura mengaku lelah karena merasa tak bisa memenuhi harapan sang bunda. Bahkan, mendiang merasa belum cukup membahagiakan ibunya.

"Kalau pesan terakhir sih, 2 malam sebelum berpulang dia datang ke kamar saya. Dia bilang, ‘Mom, I am tired (Ma, aku capek). I am tired (Aku capek) karena tidak bisa memenuhi harapanmu’,” katanya di Cinere, Depok.

7. Pesan Terakhir Nurul Arifin 

Maura meninggal dunia. Sang ibu, Nurul Arifin, menulis pesan terakhir untuk sang putri yang kini telah tiada. Menurut Nurul kepergian Maura terasa begitu cepat. Ia masih tidak menyangka kini Maura sudah pergi mendahuluinya. 

"Dear My Princess, tidak paham kenapa kamu pergi begitu cepat... aku akan selalu merindukanmu di setiap detik. Kamu adalah cahaya hidupku" tulis Nurul Arifin dalam salah satu foto Maura yang ia unggah di Instagram.

Meski berat melepaskan kepergian sang putri yang sangat cepat, Nurul yakin kini Maura sudah menemukan ketenangan. "Malaikatku, akhirnya kamu menemukan ketenangan. Ibu, Bapak, dan Dimel akan selalu merindukanmu" kata Nurul.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini