Share

Desak Edy Mulyadi Ditangkap, Suku Dayak: Jangan Sampai Masyarakat Kalimantan Gunakan Caranya Sendiri!

Kiswondari, Sindonews · Selasa 25 Januari 2022 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 337 2537529 desak-edy-mulyadi-ditangkap-suku-dayak-jangan-sampai-masyarakat-kalimantan-gunakan-caranya-sendiri-809XJF7GBZ.jpg Foto: MNC Portal

JAKARTA – Masyarakat Adat Dayak Nasional (MADN) menyambangi Gedung DPR/MPR untuk mengadu ke wakil rakyat atas pernyataan Edy Mulyadi mengenai Kalimantan Timur yang diposisikan sebagai lokasi ibu kota negara (IKN) Nusantara dengan kata yang tidak pantas.

 (Baca juga: Misteri Panglima Burung dan Panglima Kumbang Penjaga Tanah Borneo)

“Menyikapi pernyataan Edy Mulyadi, mantan caleg gagal PKS dalam menyikapi pengesahan UU IKN beberapa waktu lalu dan menempatkan Penajam Paser Utara sebagai lokasi ibu kota negara Nusantara. Dia menegasikan dengan sebutan kata-kata yang tidak pantas, tempat jin buang anak, tempat genderuwo, tempat monyet, menyinggung masyarakat,” kata Anggota DPR asal Kalimantan Barat, Lazarus didampingi Sekretaris Jenderal MADN, Yakobus Kumis, kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/1/2022).

“Saya sebagai anggota DPR bersama Masyarakat Adat Dayak Nasional menyampaikan sikap pemuda Kalimantan, kami berharap aparat keamanan secepatnya mengambil langkah-langkah yang dipandang perlu,” sambung Anggota Majelis Kehormatan MADN ini.

 (Baca juga: Amarah Pasukan Merah Dayak Meledak, Minta Edy Mulyadi ke Kalimantan untuk Dihukum Adat)

Ketua DPD PDIP Kalbar ini mengakui bahwa Edy Mulyadi memang sudah menyampaikan permintaan maaf, namun ia menilai bahwa dalam permintaan maaf itu penyampaiannya tidak sopan, bahkan yang menjelaskan adalah orang lain. Apalagi, Edy Mulyadi ini sering membuat kontroversi.

“Sudah berulang-ulang kali melakukan hal seperti ini, sudah berbuat salah kemudian minta maaf lalu selesai. Kali ini dia berurusan dengan masyarakat Kalimantan, kami tidak mau masalah ini selesai begitu saja,” tegasnya.

Oleh karena itu, Lazarus menegaskan, masyarakat Kalimantan menuntut keadilan atas sikap penghinaan yang disampaikan Edy Mulyadi. Sebagai anggota DPR ia berharap, guna meredam sikap masyarakat Kalimantan lebih jauh, aparat kepolisian segera memproses laporan masyarakat terkait pernyataan Edy Mulyadi.

“Jangan sampai masyarakat Kalimantan menggunakan caranya sendiri karena anggap polisi atau penegak hukum tidak melaksanakan tugasnya sebagaimana mestinya yang diharapkan masyarakat,” tukas Ketua Komisi V DPR ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini