Share

Misteri Panglima Burung dan Panglima Kumbang Penjaga Tanah Borneo

Mohammad Adrianto S, Okezone · Selasa 25 Januari 2022 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 337 2537479 misteri-panglima-burung-dan-panglima-kumbang-penjaga-tanah-borneo-dOHs9EGSCA.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA - Suku Dayak kembali mencuat namanya setelah sempat mengadakan unjuk rasa besar-besaran atas pernyataan jurnalis senior Edy Mulyadi, yang diduga menghina warga Kalimantan, beberapa waktu lalu.

(Baca juga: Siapa Panglima Kumbang Pengawal Habib Bahar dari Lapas?)

Dilansir beragam sumber, Selasa (25/1/2022) Suku Dayak sendiri merupakan penduduk asli pulau Borneo atau pulau Kalimantan. Suku tersebut terkenal akan berbagai mitos dan misteri terkait kehidupan mereka.

 (Baca juga: Amarah Pasukan Merah Dayak Meledak, Minta Edy Mulyadi ke Kalimantan untuk Dihukum Adat)

Salah satunya adalah keberadaan Panglima Kumbang dan Panglima Burung. Keduanya merupakan sosok misterius yang tidak diketahui pasti kebenaran dan keberadaannya.

Beberapa percaya kalau keduanya bukan manusia, dan hanya akan muncul ketika Suku Dayak dalam kondisi terdesak. Misalnya ketika mereka sedang mengalami peperangan.

Namun, ada juga yang meyakini kalau Panglima Kumbang dan Panglima Burung adalah orang Dayak sakti dengan kemampuan di atas manusia pada umumnya.

Panglima Burung dikabarkan mempunyai kemampuan untuk mengubah wujudnya menjadi apapun yang dia mau. Mulai dari perempuan, laki-laki, anak kecil, maupun orang dewasa.

Selain itu, mitos lain mengatakan kalau Panglima Burung sudah meninggal. Tetapi, suku Dayak tetap bisa berkomunikasi dengan mereka dalam situasi genting.

Cerita lain juga menyebutkan kalau Panglima Burung adalah jelmaan burung enggang. Burung enggang sendiri merupakan fauna asli dari Kalimantan.

Panglima Burung juga dikenal sebagai sosok kejam dan siap meneror musuh kapanpun dia dibutuhkan. Berbeda dengan Panglima Kumbang yang cinta damai dan memilih untuk mengambil jalur diplomasi.

Karena sifatnya yang sabar, Panglima Kumbang kerap mencari jalan tengah ketika sedang terjadi konflik. Jika tidak bisa terselesaikan, maka Panglima Burung lah yang akan mengambil alih.

Kendati demikian, keberadaan mereka hingga saat ini belum bisa dibuktikan kebenarannya, dan hanya menjadi mitos belaka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini