Share

Gempa M4,6 Guncang Lombok Pagi Tadi, Ini Analisis BMKG

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 25 Januari 2022 09:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 337 2537269 gempa-m4-6-guncang-lombok-pagi-tadi-ini-analisis-bmkg-izljtsgBBP.jpg Illustrasi (foto: freepick)

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan wilayah Mataram dan Lombok Barat diguncang gempabumi tektonik, Selasa, 25 Januari 2022 pukul 05.14.14 WITA.

Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M 4,6. Episenter terletak pada koordinat 8,78° LS; 116,14° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 10 km Tenggara Lombok Barat, NTB pada kedalaman 10 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di darat.

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Lombok Barat

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukan bahwa gempabumi memiliki mekanisme geser (strike-slip),” ungkap Bambang dalam keterangan yang diterima, Selasa (25/1/2022).

Sementara itu, dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Mataram, Lombok Barat IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi), Denpasar, Badung, Karangasem, Padangbai, Gianyar, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur skala III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

 Baca juga: Struktur Tanah Lunak, Jakarta Bisa Rusak Parah Jika Gempa Megathrust 8,7 Terjadi

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegas Bambang.

BMKG pun meminta kepada Masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini