Share

Bentrok Sorong, Puluhan Aparat Masih Berjaga-jaga di Lokasi Kejadian

Antara, · Selasa 25 Januari 2022 08:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 337 2537245 bentrok-sorong-puluhan-aparat-masih-berjaga-jaga-di-lokasi-kejadian-PlUIOK0yBK.jpg Puluhan aparat berjaga-jaga di lokasi bentrok (foto: tangkapan layar)

SORONG - Puluhan aparat kepolisian masih melakukan penjagaan di tempat karaoke Double O di Jalan Sungai Maruni Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, pasca-dibakar massa.

Pantauan di lokasi, Selasa (25/1/2022). Puluhan aparat kepolisian masih berjaga-jaga di lokasi kejadian, dan arus lalu lintas kembali normal namun hanya dibuka satu jalur karena masih terdapat puing-puing kendaraan yang dibakar massa masih berserakan di jalan.

Baca juga:  11 Orang Tewas di Room Karaoke, Ini Kronologi Bentrokan di Sorong

Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan mengatakan, dalam peristiwa pembakaran tempat karaoke ditemukan 11 orang tewas yang terjebak di dalam tempat hiburan malam itu.

"Ini Awalnya ada pertengkaran pada Sabtu (22/1), lalu aksinya berlanjut semalam, kelompok penyerang tidak terima rekannya meninggal dunia diduga diserang oleh petugas keamanan karaoke Double O," kata Ary.

Baca juga:  Bentrokan Sorong, 11 Orang Ditemukan Tewas dalam Satu Ruangan di Tempat Hiburan Malam yang Dibakar

Dalam peristiwa pembakaran itu, petugas pemadam menemukan 11 orang tewas di dalam tempat karaoke.

"Awalnya kami berpikir kalau semua orang di dalam karaoke Doubel O sudah dievakuasi, karena saat kejadian anggota kepolisian membantu evakuasi orang di dalam karaoke tersebut. Namun saat tim pemadam melakukan pemadaman api ditemukan 11 jenazah dalam satu ruangan karaoke tersebut," sambungnya.

"Kita belum tahu pasti jumlah korban meninggal, karena masih dilakukan pengecekan lebih lanjut, namun untuk sementara 11 ditemukan pemadam kebakaran di tempat karaoke dalam satu ruangan dan satu korban pembacokan meninggal yang sudah dievakuasi," ujarnya.

Ia pun menambahkan, bahwa pertikaian tersebut terjadi karena salah paham dua kelompok warga asal Maluku yang berawal di tempat karaoke dua hari yang sudah diupayakan damai, namun tetap berlanjut hingga kejadian dini hari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini