Share

Panglima TNI: Penanganan Keamanan di Papua Dibuat Natural

Carlos Roy Fajarta, · Senin 24 Januari 2022 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 337 2537113 panglima-tni-penanganan-keamanan-di-papua-dibuat-natural-3VgfrdD7RD.jpg Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Foto: Okezone)

JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menjelaskan pihaknya melakukan perubahan pola pengamanan di Papua untuk lebih natural sama dengan pengamanan yang dilakukan di provinsi lainnya di Indonesia.

Hal tersebut ia sampaikan saat di doorstop awak media usai melaksanakan rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Lobby Gedung Nusantara II Senayan Jakarta Pusat, Senin (24/1/2022) sore.

"Terkait perubahan penanganan di Papua harus sama dengan provinsi lainnya. Bahwasanya ada perbedaan pihak yang memiliki keinginan A, B, C, itu sangat manusiawi. Yang penting bagaimana kita menghadapi nya," ujar Andika Perkasa.

Terkait keberadaan satuan organik di Papua dan Papua Barat, dikatakannya akan dikembalikan sama seperti dengan daerah lainnya.

"Dengan mengembalikan penanganan masalah secara militer dengan menggunakan kegiatan kegiatan satuan organik, disitu ada satuan teritorial mulai Kodam, Korem, Kodim, sampai Koramil, disitu ada batalion tempur seperti di Provinsi lainnya," jelas Andika Perkasa.

Andika Perkasa mengaku yakin, persoalan-persoalan keragaman, keinginan dari warga masyarakat dimanapun juga di seluruh Indonesia termasuk di Papua bisa dihadapi dengan baik dan lebih natural oleh TNI.

"Karena memang merubah menyeragamkan pikiran orang juga sesuatu yang agak tidak mungkin. Di Jakarta misalkan ada yang ingin A, B, C berbeda pendapat dari yang besar dan kecil itu sangat manusiawi. Sehingga harus dihadapi dengan sistem yang memang berlaku," lanjut Andika Perkasa.

Andika Perkasa memastikan meskipun Satgas yang ada di Papua dikembalikan ke seperti biasanya namun pihaknya akan tetap melakukan pengamanan dengan baik.

"Selama Papua masih menjadi NKRI, TNI akan terus beraktifitas di sana, sama seperti kita melaksanakan aktifitas dan menggelar satuan di provinsi lainnya," kata Andika Perkasa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini