Share

Mengharukan, 3 Kisah Ibu Melahirkan dalam Kondisi Positif Covid-19

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Selasa 25 Januari 2022 05:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 337 2537033 mengharukan-3-kisah-ibu-melahirkan-dalam-kondisi-positif-covid-19-YOaauz76vS.jpg Ilustrasi ibu hamil (Foto: Freepik)

MELAHIRKAN buah hati dengan aman dan nyaman adalah impian setiap ibu hamil. Namun, pandemi membuat beberapa ibu hamil positif Covid-19 terpaksa menelan pahit. 

Mereka harus berjuang melahirkan buah hati dalam kondisi sakit terjangkit virus dan di tengah sulitnya mencari rumah sakit untuk bersalin. Berikut 3 kisah haru ibu hamil yang harus berjuang melahirkan dalam kondisi positif Covid-19: 

1. Klaten, Jawa Tengah

MR, warga Desa Basin, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah harus melahirkan buah hatinya di halaman rumah bidan, pada Senin 12 Juli 2021. Hal itu terjadi lantaran sejumlah rumah sakit rujukan tengah penuh. MR saat itu dinyatakan positif Covid-19 dan memiliki komorbid diabetes dan hipertensi.

Sebelumnya, Bidan Desa Basin, Semi Ota Priyani, telah mengontak beberapa rumah sakit untuk meminta bantuan ambulans desa guna menjemput MR. Akan tetapi, MR mengalami kontraksi dan mendadak melahirkan di halaman rumahnya.

Baca Juga: 6 Warga Bandung Positif Omicron, 80 Sampel Kontak Erat Diperiksa

Beruntung, MR dan bayinya dalam keadaan sehat. Setelah itu, keduanya melakukan isolasi di tempat isolasi terpusat Desa Basin.

2. Pamekasan, Jawa Timur

Senin 5 Juli 2021, Agustin Damayanti warga asal Pamekasan, harus melahirkan anaknya di rumah sakit Nindhita, Sampang, Jawa Timur. Sebelum mendapatkan tempat persalinan tersebut, ternyata Agustin harus berjuang mengunjungi beberapa rumah sakit untuk persalinannya.

Baca Juga: Omicron Mengintai, Wapres Ingin Vaksin Buatan dalam Negeri Dirampungkan

Namun, rumah sakit yang didatangi menolaknya. Seperti RS swasta Kusuma Hospital di Jalan Bonorogo dan RS Larasati, Pemekasan. 

Penolakan tersebut didasari hasil tes swab Agustin yang menyatakan ia positif Covid-19. RS tersebut tidak melayani pasien Covid-19 dan tidak terdapat ruang isolasi pasien Covid-19.

Pihak RS pun menawarkan ke rumah sakit rujukan Covid-19, yaitu RS Moh Noer dan RS Smart Pamekasan. Akan tetapi, dua rumah sakit itu pun menolak karena sudah over kapasitas.

3. Lampung 

Karmila (32), seorang ibu hamil warga Dusun Ponorogo, Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, Lampung harus menelan kepahitan saat hendak melahirkan.

Saat usia kandungannya mencapai 10 bulan dan bobot bayinya mencapai 4,5 kg, salah satu bidan di daerah Perumnas Desa Seloretno, Kecamatan Sidomulyo, menyarankan Karmila bersalin di rumah sakit secara sesar. Akhirnya Selasa 27 Juli 2021 malam, Karmila bersama sanak keluarganya mengunjungi klinik bersalin dr. Marzuqi, namun ditolak lantaran ia reaktif Covid-19.

Kemudian, Karmila disarankan ke RSUD Bob Bazar, Kalianda. Lagi-lagi RSUD Karmila ditolak lantaran ruangan penuh dan tidak terdapat kamar operasi khusus pasien Covid-19 serta ruang isolasi.

Ia pun disarankan ke RS di Bandarlampung atau RS Airan Raya. Beruntung, pada Rabu 28 Juli 2021 Karmila berhasil mendapatkan tempat persalinan di RS Airan Raya, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan.

Dilansir dari berbagai sumber/Pratitis Nur Kanariyati/Litbang MPI

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini