Share

Ferdinand Hutahaean Sudah Diserahkan ke Kejari Jakpus

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 24 Januari 2022 16:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 337 2537023 ferdinand-hutahaean-sudah-diserahkan-ke-kejari-jakpus-XpS2dMFTmw.jpg Ferdinand Hutahaean (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sudah melakukan pelimpahan tahap II dengan menyerahkan Ferdinand Hutahaean dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus). Ferdinand terjerat kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA.

"Tanggal 24 Januari 2022, telah dilakukan penyerahan tahap kedua, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti atas nama tersangka FH dari penyidik Direktorat Siber Bareskrim Polri ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Jakarta, Senin (24/1/2022).

Baca Juga:  Berkas Perkara Lengkap, Ferdinand Hutahaean Segera Diadili Terkait Kasus Ujaran Kebencian

Sehingga Ferdinand akan segera memasuki proses meja hijau atau persidangan. Adapun berkas penyidikan perkara dinyatakan lengkap pada pekan lalu.

"Setelah penyerahan tahap satu yang dilaksanakan tanggal 18 Januari 2022," ujar Ramadhan.

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri resmi menetapkan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka ujaran kebencian. Ia juga telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Baca Juga:  Bareskrim Ternyata Belum Terima Permohonan Penangguhan Ferdinand Hutahaean

Polisi telah memeriksa saksi sebanyak 38 saksi terkait kasus ujaran kebencian yang menjerat Ferdinand Hutahaean. Jika dirincikan, saksi-saksi tersebut terdiri dari 17 saksi dan 21 saksi ahli.

Atas perbuatannya Ferdinand dijerat dengan Pasal 14 Ayat (1) dan (2) KUHP dan Pasal 45 Ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pasal itu berkaitan dengan pelanggaran tersangka yang diduga bermuatan ujaran kebencian yang berpotensi menimbulkan keonaran.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini