Share

Kapolri Sebut Penyimpangan yang Dilakukan Anggotanya Menurun pada 2021

Kiswondari, Sindonews · Senin 24 Januari 2022 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 337 2536944 kapolri-sebut-penyimpangan-yang-dilakukan-anggotanya-menurun-pada-2021-iPekouL8Pj.jpg Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto : Ist)

JAKARTAKapolri Jenderal Listyo Sigit menyebut tindakan penyimpangan yang dilakukan anak buahnya menurun pada 2021, baik itu pelanggaran disiplin, kode etik profesi,. hingga pidana.

Hal itu diungkapkan Kapolri saat rapat kerja (raker) dengan Komisi III DPR RI, Senin (24/1/2022).

“Dalam hal penyimpangan anggota Polri, pelanggaran disiplin, kode etik profesi, dan pidana di tahun 2021, seluruhnya mengalami penurunan. Dengan rincian pelanggaran disiplin menurun 20,67%, pelanggaran KEPP (kode etik profesi Polri) menurun 37,29%, dan pidana oleh anggota Polri menurun 18,31%,” kata Listyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Menurut Listyo, hal ini membuktikan Polri terus melakukan perbaikan secara bertahap. Meski begitu, ia mengakui masih ada persepsi yang berkembang di media massa maupun media sosial (medsos) mengenai pelanggaran yang dilakukan polisi.

“Tentunya data ini menunjukkan bahwa Polri secara bertahap melakukan perbaikan, meskipun masih sering terjadi beberapa kejadian persepsi yang berkembang di media mainstream maupun media sosial terkait pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri,” ujarnya.

Baca Juga : Hadiri Ground Breaking RS Muhammadiyah, Kapolri Dukung Program Kesehatan dan Pendidikan Masyarakat

Listyo menjelaskan, Polri telah melakukan penelitian terkait apa yang menjadi faktor penyimpangan-penyimpangan tersebut. Penyebab penyimpangan terdiri atas faktor individu dan organisasi. Untuk meminimalkan faktor penyimpangan tersebut, Polri akan melakukan pengawasan sampai titik-titik terkecil atau Polsek agar pelaksanaan tugas Polri agar berjalan dengan baik.

Listyo menegaskan, Polri juga berkomitmen menindak tegas oknum-oknum yang melakukan penyimpangan secara transparan. Itu karena oknum-oknum tersebut telah mencederai institusi dan capaian positif yang telah dilakukan oleh rekan-rekan lainnya.

“Anggota yang bekerja dengan baik akan mendapatkan reward dengan indikator yang telah kami tentukan,” tutur Listyo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini