Share

Tak Disangka, Megawati Ternyata Jago Main Bola dan Mahir Panjat Pohon

Riezky Maulana, iNews · Minggu 23 Januari 2022 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 23 337 2536529 tak-disangka-megawati-ternyata-jago-main-bola-dan-mahir-panjat-pohon-S9xGBRpklf.jpg Megawati Soekarnoputri/ PDIP

JAKARTA – Siapa sangka sosok Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri ternyata jago dalam mengolah si kulit bundar atau sepakbola dan mahir panjat pohon.

 (Baca juga: Saat Megawati Ancam Pecat Kadernya jika Interupsi SBY Berpidato)

Mohammad Guntur Soekarnoputra, kakak kandung Megawati, mengatakan, semasa kecil menganggap Mega layaknya teman bermain.

Hal itu diungkapkan Guntur saat acara Sikap Hidup Merawat Pertiwi dalam rangka hari ulang tahun ke-75 Megawati Soekarnoputri melalui siaran YouTube PDI Perjuangan, Minggu (23/1/2022).

 (Baca juga: Dorce Gamalama Minta Bantuan ke Megawati untuk Berobat, Ini Reaksi Mengejutkan PDIP)

"Saya kalau tahun 1949, Bu Mega jadi seperti teman main saja. Sebagai kakak ngajak dia main itu yang sudah saya tulis di artikel. Mega itu begitu-begitu jago main bola loh, main bola, manjat pohon jago, dan kan banyak yang enggak tahu itu," kenang Guntur.

Guntur juga menceritakan pengalamannya saat menjadi mahasiswa Institut Teknologi Bandung tahun 1962. Dimana, saat itu Megawati merupakan adik kelas di kampus tersebut.

Dia juga mengenang saat bersama Megawati aktif sebagai aktivis mahasiswa di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Keaktifan Megawati sebagai aktivis kampus pun dibeberkan Guntur.

"Dia (Megawati) sering ikut pawai alegoris, pawai unjuk kekuatan. Dia juga sering ikut melakukan urban ke daerah-daerah. Kemudian saya juga begitu itu. Saya aktif di GMNI dan juga pemuda marhaenis di Bandung," kata Guntur.

Guntur menyampaikan saat sebagai pengurus GMNI cabang Bandung, dirinya menjadi pengurus dengan jabatan Ketua Tim Indoktrinasi Dasar. Dimana, materi sejarah perjuangan dan situasi kondisi Indonesia kelas marxisme harus diberikan kepada seluruh anggota.

"Dalam hal ini Mega ternyata lulus semacam fit and proper test tadi secara predikat sangat baik," ucapnya.

"Jadi saat ini kalau Mega ditanya tentang masalah-masalah sejarah, masalah-masalah situasi dan kondisi Indonesia bahkan kalau ditanya mengenai ilmu dari fasisme, ngelotok itu," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini