Share

Kopassus Lumpuhkan Teroris yang Sandera Pejabat Daerah Cilegon

Iskandar Nasution, iNews · Minggu 23 Januari 2022 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 23 337 2536402 kopassus-lumpuhkan-teroris-yang-sandera-pejabat-daerah-cilegon-YlzauKSOtM.jpg Latihan prajurit Kopassus bebaskan sandera pejabat daerah Cilegon dan tawanan prajurit TNI. (Foto : iNews/Iskandar Nasution)

BANTEN - Prajurit Kopassus berhasil melumpuhkan kelompok teroris yang menahan seorang pejabat daerah Kota Cilegon dan seorang prajurit TNI. Baku tembak terjadi di saat kelompok teroris melawan petugas. Dalam latihan tersebut, tim Kopassus berhasil melumpuhkan kelompok teroris tersebut.

Kendaraan tempur milik pasukan khusus TNI Angkatan Darat (AD) beserta puluhan anggota dari batalyon 13 grup 1 kopassus menjebol pintu gerbang kantor pemerintahan Wali Kota Cilegon, Banten. Hal ini menyebabkan terjadinya kontak senjata dengan sejumlah kelompok bersenjata alias teroris yang menawan seorang prajurit TNI dan pejabat daerah.

Dalam aksi pada Minggu (23/1/2022) malam itu, tim Kopassus langsung menyerbu setiap akses pintu masuk Kantor Wali Kota dan melumpuhkan para teroris yang berusaha melawan. Kurang dari 10 menit, upaya pembebasan tawanan ini berhasil dilakukan tim Kopassus.

Tampak sejumlah anggota dari kelompok teroris berhasil di lumpuhkan, setelah terkena tembakan dari tim komando pasukan khusus dari TNI AD tersebut.

Baca Juga : Benny Moerdani, Jenderal Kopassus yang Nyawanya Dihargai 5.000 Gulden oleh Pasukan Elite Belanda 

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka latihan untuk memelihara kemampuan batalyon 13 grup 1 Kopassus,” kata Danyon 13 grup 1 Kopassus, Mayor Inf Yudho Setyono, Minggu (23/1/2022) malam.

“Dari kegiatan ini kita melaksanakan simulasi dalam rangka pembebasan sandera maupun tawanan. Dalam hal ini untuk membebaskan salah satu pejabat pemerintah yang disimulasikan ditawan kelompok teroris. Begitu pula prajurit milter TNI yang ditawan teroris. Hal ini salah satu tugas TNI untuk mengatasi aksi terorisme,” tuturnya.

Ia menjelaskan, kegiatan latihan ini untuk memelihara kemampuan dan kesiapan tempur prajurit batalyon 13 grup 1 Kopassus agar selalu siap sedia dalam menghadapi setiap ancaman dan gangguan yang datang dari dalam maupun dari luar wilayah. Utamanya adalah untuk menciptakan situasi dan kondisi yang aman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini