Share

DMI: 65 Persen Muslim Indonesia Buta Baca Alquran

Dimas Choirul, MNC Media · Minggu 23 Januari 2022 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 22 337 2536279 dmi-65-persen-muslim-indonesia-buta-baca-alquran-B3u5lF4dJr.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia Syafruddin menyebut sebanyak 65 persen masyarakat muslim Indonesia tidak bisa membaca kitab suci Al-Quran. Hal itu ia sampaikan merujuk data riset pada tahun 2019 yang dilakukan oleh sejumlah kelompok Islam.

"Itu (65 persen yang tidak bisa baca Al-Quran) dari 223 juta penduduk islam di Indonesia," kata dia saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (22/1/2022).

Menurut Syafruddin, dalam riset 2019 tersebut ternyata banyak kelompok muslim di pedesaan yang memiliki persentase paling banyak buta huruf dibandingkan dengan muslim di perkotaan.

"Iya banyak kampung-kampung yang ga ada majelis taklim. Ya persentasenya 60-40 lah. 60 perkotaan dan 40 pedesaan," kata dia.

Atas dasar keprihatinan tersebut, pihaknya membentuk membentuk kelompok pemuda islam dan mendirikan Yayasan Indonesia Damai Mengaji. Yayasan tersebut bergerak dalam bidang percetakan Al-Quran dan pengajaran Al-Quran.

"Mencetak alquran, kedua bergerak membangun spot-spot mengaji, bukan rumah tahfiz ya," ungkapnya.

Ia juga memandang, dengan banyaknya lembaga-lembaga Al-Quran dalam beberapa tahun terakhir ini, terdapat pengurangan angka buta huruf Al-Quran di Indonesia.

"Saya rasa ada pergeseran angka lah, sekarang kan masif nih ada lembaga-lembaga pengajar hafidz (penghafal Al-Quran) segala macem," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini