Share

5 Koruptor yang Dituntut Hukuman Mati

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Sabtu 22 Januari 2022 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 337 2535823 5-koruptor-yang-dituntut-hukuman-mati-bFbkKMp7zx.jfif Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Tersangka kasus korupsi terancam hukuman mati. Putusan terbaru menyasar Heru Hidayat yang tersandung korupsi Asabri. Selain itu, ada juga tersangka korupsi lain yang dijatuhi hukuman serupa. Berikut informasi selengkapnya.

1. Heru Hidayat

 

Presiden Komisaris PT Trada Alam Sejahtera Heru Hidayat dituntut hukuman mati oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum) Tipikor Jakarta, perihal kasus pengelolaan dana Asabri. Melansir iNews.id, jumlah kerugian yang ditimbulkan akibat korupsi tersebut mencapai angka Rp12,643 triliun. Sementara, aset milik Heru yang disita hanya Rp2,43 triliun.

Heru terbukti secara sah melakukan korupsi dan tindak pencucian uang. Namun pihak Heru menilai bahwa tuntutan hukuman mati yang dijatuhkan jaksa terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan pasal yang dialamatkan kepada Heru.

2. Iskandar

 

Kapten Iskandar, mantan Manajer Triangle Corporation yang juga seorang perwira TNI, dituntut hukuman mati pada 1961. Ia terlibat dalam kasus suap dan penyalahgunaan kekuasaan. Akibat perbuatannya tersebut, negara menderita kerugian hingga Rp6 miliar, ketika itu. Dia juga diduga menggelapkan benang tenun dan tekstil senilai Rp1 miliar. Namun, Mahkamah Militer Tinggi Jakarta menjatuhkan kurungan penjara hanya 7 tahun kepada Iskandar.

3. Jusuf Muda Dalam

 

Gubernur Bank Indonesia pada periode 1963 – 1966, Jusuf Muda Dalam, dituntut hukuman mati karena melakukan penyimpangan dana revolusi dengan nilai fantastis, yakni Rp97 miliar. Jusuf yang juga merangkap sebagai Menteri Urusan Bank Sentral itu dijatuhi hukuman mati pada 9 September 1966. Belum sempat dieksekusi, Jusuf telah meninggal terlebih dahulu di Cimahi.

4. Lai Xiaomin

Pebisnis kawakan yang juga bankir terkemuka Tiongkok, Lai Xiaomin, ditahan karena kasus korupsi pada 2018. Melansir BBC, Xiaomin disangkakan menerima suap sebesar 280 juta dolar AS, selama periode 10 tahun terakhir. Akibatnya, ia dihukum mati pada Januari 2021 lalu. Hukuman ini dinilai sebagai hukuman paling berat pada masa kepemimpinan Presiden Xi Jinping.

5. Zhang Zhongsheng

Mantan Wakil Walikota Lyuliang, provinsi Shanxi, Tiongkok Utara bernama Zhang Zhongsheng juga dituntut hukuman mati karena menerima suap. Mengutip China Daily, hukuman itu dijatuhkan pada Oktober 2021. Berdasarkan laporan persidangan, Zhang terbukti menerima suap senilai 165 juta dollar AS dalam kurun waktu 1997 hingga 2013. Selain itu, pemerintah juga mencabut hak politik Zhang dan semua aset propertinya hangus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini