Share

Bayi Selamat Kecelakaan Maut Balikpapan Berada di Ayla Merah, Kedua Orangtua Tewas

Mukmin Azis, iNews · Jum'at 21 Januari 2022 10:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 337 2535566 bayi-selamat-kecelakaan-maut-balikpapan-berada-di-ayla-merah-kedua-orangtua-tewas-o8mo4aI5jA.jpg Mobil Ayla merah hancur akibat ditabrak truk tronton. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Seorang bayi selamat dalam kecelakaan beruntun di Balikpapan. Bayi tersebut berada di dalam mobil Daihatsu Ayla berwarna merah. Nahas, kedua orangtua bayi tersebut meninggal dunia.

Mobil Ayla tersebut terpantau CCTV berada di depan tronton tersebut. Ayla dengan nomor polisi KT 1887 NT tersebut mengalami kerusakan parah di bagian belakang.

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Soekarno-Hattat, Simpang Muara Rapak, Balikpapan di titik lampu merah. Sebuah truk tronton merah hilang kendali dan menabrak puluhan kendaraan yang sedang berhenti di lampu merah.

 

Akibat kecelakaan yang terjadi pukul 06.19 WIB, Jumat (21/1/2022) itu, lima orang tewas dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga: Foto-Foto Kecelakaan Maut Balikpapan yang Tewaskan 5 Orang

Sebelumnya, polisi menyatakan dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan penyebab dari terjadinya peristiwa kecelakaan beruntun di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), disebabkan karena truk tronton mengalami rem blong.

"Hasil investigasi petugas di lapangan sementara, dimulai karena adanya truk tronton yang remnya blong," kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (21/1/2022).

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Yusuf menjelaskan, truk tersebut mengangkut beban hingga 20 ton sehingga kesulitan untuk menghentikan lajunya ketika mengalami rem blong.

Ditambah lagi, lokasi kejadian yakni Simpang Muara Rapak, merupakan jalanan turunan yang cukup curam. Hal itu yang diduga mengakibatkan pengemudi tronton sulit mengendalikan ketika rem blong.

"Dia daya laju kendaraannya tidak bisa dikurangi lagi karena memang jalanannya yang menurun," ujar Yusuf.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini