Share

Hoegeng Dipanggil Soeharto ke Cendana, Langsung Balik Badan karena Sakit Gigi

Fay Cilla, Okezone · Jum'at 21 Januari 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 337 2535203 hoegeng-dipanggil-soeharto-ke-cendana-langsung-balik-badan-karena-sakit-gigi-84m1u1ecS7.jpg Jenderal Hoegeng (Foto : MPI/Istimewa)

HOEGENG Iman Santoso adalah Kapolri teladan yang menjadi cerminan Polri hingga saat ini karena sifatnya yang sederhana, jujur, dan selalu menerapkan kedisiplinan dalam menjalankan tugasnya.

Hoegeng menjadi Kapolri ke-5 pada masa Orde Baru pemerintahan Presiden Soeharto. Di masa kepemimpinannya sebagai Kapolri banyak kasus yang sudah Hoegeng bongkar, salah satunya adalah kasus penyeludupan mobil mewah oleh Robby Tjahjadi yang sering keluar masuk.

Dalam kasus tersebut, tak hanya Robby yang merasa diuntungkan tetapi ia juga menggaet ABRI dan anggota Bea Cukai dalam aksinya. Di mana dalam catatan terdapat 3.000 mobil mewah sedangkan yang dapat ditangkap polisi hanya ratusan mobil. Namun, di balik cerita penyeludupan itu ada hal yang mengejutkan.

Di mana pada saat itu Hoegeng dipanggil untuk menghadap Presiden Soeharto di rumahnya Jalan Cendana Nomor 8 Menteng, Jakarta Pusat. Hoegeng pun berniat akan melaporkan kasus penyeludupan itu ke Presiden.

Baca Juga : Cerita Hoegeng Bongkar Kasus Penyelundupan Mobil Mewah di Zaman Orde Baru

Namun sesampainya Hoegeng di rumah Presiden, ia terkejut mengetahui orang yang akan ia laporkan sudah ada di Jalan Cendana untuk menghadap Presiden terlebih dahulu.

Hoegeng yang melihat kejadian tersebut ia langsung berbalik keluar rumah Presiden dan langsung pulang kekantornya dengan alasan sakit gigi dan tak bisa ditahan lagi, meskipun ajudan Presiden sudah menelponnya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sang Jenderal merasa terpukul melihat kejadian yang barusan ia alami, di satu sisi ia melakukan pemberantasan korupsi yang merugikan negara, tetapi justru banyak pejabat tinggi yang berkompromi dengan mereka.

Hoegeng juga terkenal tidak pernah memandang bulu terhadap siapa yang ia lawan di mana menurutnya orang tersebut dinilai berkompromi dengan kejahatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini