Share

Polemik Kejati Pakai Bahasa Sunda, Arteria Dahlan Minta Maaf ke Masyarakat Jabar

Muhammad Farhan, MNC Portal · Kamis 20 Januari 2022 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 337 2535119 polemik-kejati-pakai-bahasa-sunda-arteria-dahlan-minta-maaf-ke-masyarakat-jabar-TbIZ6xoqqK.jpg Arteria Dahlan saat menemui petinggi PDI Perjungan terkait polemik Kejati gunakan bahasa sunda (foto: dok istimewa)

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan mendatangi kantor Dewan Pengurus Pusat PDI-P di Menteng, Jakarta Pusat. Dalam kedatangan tersebut, Arteri meminta permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, terkait polemik Kejati menggunakan bahasa sunda.

Arteria dengan bersungguh-sungguh meminta maaf terkhusus masyarakat Sunda sekaligus memberikan klarifikasinya.

"Saya dengan sungguh-sungguh menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Sunda atas pernyataan saya beberapa waktu lalu," katanya saat memberikan klarifikasi pada Kamis (20/1/2022).

Baca juga: Majelis Adat Sunda Laporkan Arteria Dahlan ke Polda Jabar

Arteria memberikan klarifikasi bersamaan dengan kunjungan silaturahimnya kepada Sekjen DPP PDI-Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dan Ketua DPP PDI-Perjuangan, Komarudin Watubun. Kader Partai PDI-P tersebut berterus terang akan siap menerima sanksi apapun yang diberikan oleh partainya.

"Saya menyerahkan sepenuhnya kepada DPP Partai. Saya belajar dari persoalan ini, dan terima kasih atas seluruh kritik yang diberikan ke saya, pastinya akan menjadi masukan bagi saya untuk berbuat lebih baik lagi," jelasnya.

Baca juga:  Arteria Minta Kajati Berbahasa Sunda Dipecat, TB Hasanuddin: Jangan Arogan!

Alumnus Universitas Indonesia tersebut berjanji kedepannya untuk tidak gegabah dalam berkomunikasi. Arteria juga berikrar untuk tetap memperjuangkan keadilan bagi rakyat.

"Khususnya di dalam memerangi mafia narkoba, mafia tanah, mafia tambang, mafia pupuk, mafia pelabuhan, bandara/laut, mafia pangan dan BBM, dan berbagai upaya penegakkan hukum lainnya. Saya akan lebih bekerja secara silent tetapi mencapai sasaran penegakan hukum," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini