Share

Hakim PN Surabaya Kena OTT KPK, Ini Tanggapan MA

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Kamis 20 Januari 2022 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 337 2535075 hakim-pn-surabaya-kena-ott-kpk-ini-tanggapan-ma-CE99ppn0ol.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat. Itong diduga menerima suap dari pengacara terkait penanganan perkara di PN Surabaya.

Selain Itong, juga diamankan Panitera Pengganti, M Hamdan dan seorang pengacara pada Rabu, 19 Januari 2022. KPK juga mengamankan uang senilai ratusan juta rupiah terkait operasi senyap KPK terhadap penegak hukum di Surabaya tersebut.

Baca juga:ย Kena OTT KPK, Kekayaan Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni Capai Rp2,1 Miliar

Menanggapi hal itu, Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA), Sobandi menanggapi mengatakan, pihaknya masih menunggu penjelasan dari KPK.

โ€œKita menunggu penjelasan resmi dari KPK,โ€ kata Sobandi dalam pesan singkatnya, Kamis(20/1/2022).

Baca juga:ย Daftar 6 OTT KPK dengan Nominal Korupsi Terbesar

Diketahui sebelumnya, KPK telah mengamankan panitera dan pengacara saat menggelar OTT di Surabaya, pada Rabu, 19 Januari 2022. Diduga, hakim, panitera, dan pengacara tersebut terlibat kasus dugaan suap pengusaha perkara yang sedang diproses di Pengadilan Negeri Surabaya. Selain menangkap tiga orang, tim juga mengamankan uang ratusan juta. Diduga, uang itu merupakan pemulus atau suap untuk panitera dan hakim terkait pengurusan perkara di PN Surabaya.

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT di Surabaya tersebut. KPK berjanji bakal menginformasikan kembali terkait perkembangan OTT pejabat pengadilan di Surabaya ini.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini