Share

Duh! Polwan Ini Dipecat karena Selingkuh dengan Perwira Berpangkat AKBP

Antara, · Kamis 20 Januari 2022 12:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 20 337 2535065 duh-polwan-ini-dipecat-karena-selingkuh-dengan-perwira-berpangkat-akbp-Bcf2bqYKNg.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Polda Maluku Utara melakukan Pemberhentian Tidak dengan Terhormat (PTDH) terhadap seorang Polisi Wanita (Polwan) berpangkat Bripka dengan inisial R.

Diketahui, Bripka R di PTDH karena diduga terlibat kasus dugaan perselingkuhan dengan salah satu perwira Polda Malut yang berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dengan inisial SS.

Polwan tersebut akhirnya menggugat Kapolda Maluku Utara (Malut) Irjen Pol Risyapudin Nursin ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon.

(Baca juga: Drama Perselingkuhan Oknum Polisi Berujung Penggerebekan di Kamar Hotel)

Kabid Hukum Polda Malut Kombes Pol Yudi Rumantoro membenarkan saat ini pihaknya sedang bersidang di Pengadilan Tata Usaha Negara Ambon terkait laporan mantan anggota Polwan Polda Malut.

"Hasilnya belum ada, masih menyerahkan dokumen administrasi yang kurang dilengkapi, terus berproses," kata Yudi, Kamis (20/1/2022).

(Baca juga: Polwan Dilaporkan Suami ke Polda Metro, Diduga Selingkuh dengan Polisi)

Selain itu, kata Yudi, untuk sidang berikutnya dilaksanakan secara daring (zoom) karena Pengadilan berlokasi di Ambon.

Yudi menyatakan, nanti kalau sudah final baru pihaknya datang ke PTUN Ambon, untuk mengikuti sidang. Olehnya itu,gugatan yang diajukan Bripka R ini dirinya belum mengetahui pasti, karena masih terdapat kekurangan dan belum dapat untuk menggugat Skep pemecatan.

Dia menyampaikan, saat ini masih dalam proses jadi belum ada hasilnya dan sampai saat ini masih berproses.

Sebelumnya, Polda Malut telah memberikan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PDTH) sebanyak delapan personelnya, karena melakukan pelanggaran sangat berat.

Kapolda Malut, Irjen Pol Risyapudin Nursi sebelumnya menyatakan, pemecatan terhadap delapan personel ini dengan kasus beragam mulai dari tidak meninggalkan tugas dan kasus selingkuhan.

Sedangkan khusus untuk kasus perselingkuhan sesama dua anggota Polri melibatkan seorang perwira menengah berpangkat AKBP, penanganannya harus dari Mabes Polri, sedangkan delapan anggota berpangkat Bintara kewenangannya ada di Polda Malut.

Dia menegaskan, delapan oknum anggota Polisi yang dipecat selama tahun 2021 diantaranya 4 merupakan anggota Polda Malut dan 4 lainnya dari Polres jajaran.

Menurutnya, dari delapan oknum tersebut kasusnya bervariasi mulai dari tidak masuk tugas selama 30 hari lebih dan kasus perselingkuhan dan kasus ini semuanya sudah dikeluarkan KEP dan kasus ini sudah dinyatakan selesai,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini