Share

Heru Hidayat Divonis Nihil Pidana, Jaksa Agung: Keadilan Masyarakat Sedikit Terusik

Erfan Maaruf, iNews · Rabu 19 Januari 2022 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 337 2534673 heru-hidayat-divonis-nihil-pidana-jaksa-agung-keadilan-masyarakat-sedikit-terusik-sxLePgk6sC.jpg Jaksa Agung ST Burhanuddin (Foto: istimewa)

JAKARTA - Jaksa Agung RI ST Burhanuddin menilai ada keadilan masyarakat yang terusik atas vonis majelis hakim nihil pidana terhadap terdakwa Heru Hidayat dalam perkara korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT ASABRI.

"Tindak lanjut putusan ASABRI. Kita tetap menghargai dan menghormati apa yang sudah diputuskan majelis hakim. Tapi kami jaksa penuntut umum (JPU) merasa ada hal-hal yang kurang. Ada keadilan masyarakat yang sedikit terusik," kata Burhanuddin di kantornya, Rabu (19/1/2022).

Dia mengaku heran atas kesimpulan majelis yang memutus nihil hukuman. Kasus PT Jiwasraya yang kerugian 16 Triliun, Heru Hidayat dihukum seumur hidup. Namun, saat ini dengan kerugian lebih besar mencapai 22,7 triliun Heru Hidayat tidak dikenakan pidana.

"Padahal kita perhitungannya 16 triliun Jiwasraya dihukumnya adalah seumur hidup. Kemudian Asabri 22,7 triliun terbukti hukumannya nihil. Secara Yuridis kita mengerti lah tapi merasa keadilan di masyarakat sedikit terusik," jelasnya.

Baca juga: Kasus Asabri, Hakim Perintahkan Jaksa Kembalikan Belasan Kapal Milik Heru Hidayat yang Disita

Dia memerintahkan Jampidsus untuk melakukan langkah hukum berupa banding dalam kasus tersebut. "Tidak ada kata lain selain banding," pungkasnya.

Baca juga: Terdakwa Kasus Korupsi PT Asabri Tolak Disebut Koruptor

Hakim menjatuhkan pidana penjara nihil di kasus Asabri karena Heru Hidayat telah mendapatkan hukuman maksimal di kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Di mana, Heru Hidayat telah divonis hukuman seumur hidup pada kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan terhadap Heru Hidayat berupa kewajiban untuk membayar uang pengganti. Heru Hidayat diwajibkan untuk membayar uang pengganti di kasus korupsi pengelolaan dana PT Asabri sebesar Rp12,6 triliun.

Baca juga: Tuntutan Mati Kasus Korupsi Asabri Dipertanyakan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini