Share

Jenderal Dudung Ungkap Pengalaman Terbangkan Helikopter Canggih Apache

Riezky Maulana, iNews · Rabu 19 Januari 2022 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 337 2534659 jenderal-dudung-ungkap-pengalaman-terbangkan-helikopter-canggih-apache-Gl0c7CaLaX.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman beberapa waktu lalu menjajal Helikopter serang AH-64E Apache. Hal ini membuat mantan Pangkostradi ini menjadi KSAD pertama yang berhasil menerbangkan alutsista canggih buatan Amerika Serikat tersebut.

 (Baca juga: Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok Preman, Mengingat Kembali Janji Serda Ucok Berantas Bromocorah)

Sebelum menerbangkan helikopter, KSAD telah mendapatkan pendidikan dasar terkait cara menerbangkannya. Eks Pangkostrad ini juga telah mendapatkan mengenai arahan pra terbang, fitting vest (rompi pas), helmet di Gedung Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad).

Selanjutnya, setelah segala hal rampung, dirinya langsung lepas landas menuju kawasan Simpang Lima dan kembali lagi ke Bandara A. Yani Semarang. Penerbangan memakan waktu selama kurang lebih 30 menit.

 (Baca juga: Mayjen Untung Jabat Pangdam Jaya, Ini Wejangan Jenderal Dudung)

Mantan Pangdam Jaya ini menambahkan, Apache merupakan salah satu alutsista yang berteknologi tinggi. Kendati demikian, risiko yang dihadapi dalam menerbangkan Helikopter jenis serbu ini juga demikian.

"Heli apache merupakan Alutsista terdepan yang sangat sarat dengan teknologi canggih dan resiko yang begitu tinggi," jelas Dudung dalam video yang diunggah TNI AD dikutip, Rabu (19/1/2022).

Atas dasar itulah, Dudung mengaku ingin mencoba menerbangkan helikopter tersebut. Selain itu, tujuannya agar dapat merasakan apa kesulitan yang turut dirasakan oleh para prajurit penerbang lain.

"Bagaimana mengendalikan di udara supaya saya tau bagaimana kesulitan dan kecanggihan perawatan tersebut. Supaya saya juga tau bagaimana prajurit saya di lapangan di dalam menerbangkan pesawat," ungkapnya.

Jenderal Dudung pun mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk berkeyakinan bahwasanya Indonesia memiliki alutsista yang canggih. Atas dasar itu, kedaulatan NKRI tetap bisa dijaga penuh.

"Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk yakin bahwa alutsista yang kita miliki terutama Heli Apache ini super canggih. Dan tentunya keyakinan juga terhadap diri saya bahwa suatu ketika nanti kita mampu tetap menjaga kedaulatan NKRI," pungkasnya.

Sebagai informasi, helikopter ini dikendalikan oleh dua orang awak. Adapun persenjataan utamanya terdiri dari sebuah senapan mesin M230 kaliber 30 mm yang terletak di bawah hidung AH-64 Apache.

Helikopter ini juga bisa membawa gabungan persenjataan lain seperti AGM-114 Hellfire dan pod roket Hydra 70 di empat hard point pada pangkal sayap.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini