Share

Sosok Misterius di Balik Pembunuhan Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi

Fahmi Firdaus , Okezone · Rabu 19 Januari 2022 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 337 2534472 sosok-misterius-di-balik-pembunuhan-pasukan-elite-tni-pratu-sahdi-nGGdyvJVnO.jpg ilustrasi: shutterstock

JAKARTA – Polda Metro Jaya bergerak cepat dan berhasil menangkap Baharuddin, pelaku utama pengeroyokan anggota Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati, Pratu Sahdi di kawasan Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu, 16 Januari 2022.

(Baca juga: Baharuddin, Eksekutor Pembunuhan Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Ditangkap)

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran membenarkan bahwa anggotanya menangkap Bahrudi di sebuah tempat. "Benar,"singkat Irjen Fadil saat dihubungi, Rabu (19/1/2022).

Pasukan elite TNI AD tersebut tewas dikeroyok 8 preman. Pratu Sahdi menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara. Polisi saat ini masih mengejar pelaku pengeroyokan Pratu Sahdi yang masih buron.

(Baca juga: Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok Preman, Mengingat Kembali Janji Serda Ucok Berantas Bromocorah)

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, tersangka yang berstatus DPO yang diduga kuat sebagai pelaku penusukan terhadap Pratu Sahdi ke dua adalah bernama Sapri. Sedangkan pelaku utama, Baharuddin berhasil ditangkap.

"Dan yang ketiga DPO atas nama Ardi ini orangnya. Para tersangka ini sedang kita lakukan pengejaran," kata Tubagus dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa 18 Januari 2022.

Tubagus pun menyampaikan ultimatum agar mereka segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

"Oleh karena itu, terhadap para DPO agar segera menyerahkan diri ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,"tegasnya.

(Baca juga: 5 Fakta Pengeroyokan Pratu Sahdi, Berawal dari Kamu Orang Kupang?)

Sekadar diketahui pengeroyokan hingga tewas terhadap anggota TNI AD Pratu Sahdi (22) terjadi di Jalan Pluit Selatan Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, pukul 03.00 WIB. Pratu AD meninggal dunia akibat dua tusukan senjata tajam.

"Korban saling pukul dan satu pelaku berkaus hitam mencekik leher korban Sahdi sambil memegang tangan korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, beberapa waktu lalu.

Sekadar diketahui pengeroyokan hingga tewas terhadap anggota TNI AD Pratu Sahdi (22) terjadi di Jalan Pluit Selatan Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, pukul 03.00 WIB. Pratu AD meninggal dunia akibat dua tusukan senjata tajam.

Selain Pratu Sahdi, dua warga sipil juga menjadi korban saat hendak melerai perkelahian. Dua orang itu ialah Samsul Ma'arif luka sobek di dada sebelah kanan dan punggung belakang kemudian Soleh yang mengalami luka di bagian jari manis sebelah kanan putus dua ruas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini