Share

Elektabilitas Airlangga Diyakini Terus Naik, Politikus Golkar: Jangan Mudah Ambil Kesimpulan Hasil Survei

Tim Okezone, Okezone · Rabu 19 Januari 2022 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 337 2534438 elektabilitas-airlangga-diyakini-terus-naik-politikus-golkar-jangan-mudah-ambil-kesimpulan-hasil-survei-2tBlF1z0Q9.jpg Politikus Golkar Azis Samual (Foto : Partai Golkar)

JAKARTA - Banyak survei elektabilitas calon presiden untuk Pilpres 2024 dinilai membuat publik kebingungan, tak jarang hasil survei di Indonesia digunakan untuk memanipulasi pihak-pihak tertentu. Politikus senior Partai Golkar Azis Samual berharap agar publik tidak mudah percaya terhadap setiap hasil survei yang muncul. Sering kali, kata dia, ada maksud-maksud lain dengan munculnya hasil survei.

“Jangan terlalu cepat percaya dan mudah ambil kesimpulan terhadap suatu hasil lembaga survei, karena itu bisa misleading,” kata Azis Samual, Rabu (19/1/2022).

Hal tersebut disampaikan Azis menanggapi komentar pengamat yang mengatakan elektabilitas Airlangga Hartarto rendah yang mengacu pada hasil salah satu lembaga survei di Jakarta.

“Saya kira terlalu dini bila kita belum apa-apa langsung menarik kesimpulan tentang segala sesuatu, terlebih bila yang dijadikan dasar kesimpulan itu adalah hasil suatu lembaga survei,” kata Azis.

Namun, dirinya juga memahami tak semua lembaga survei itu membuat hasil yang tidak benar, berdasarkan pesanan pihak tertentu. “Saya tahu ada lembaga survei yang independen yang bekerja tanpa agenda politik dan bebas dari subjektivitas sehingga hasilnya obyektif, jujur dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya..

"Sementara, di sisi lain, banyak sekali lembaga survei yang tidak independen, yang menjadi bagian dari agenda kepentingan politik tertentu dan tentu mereka bakal tidak netral, sehingga datanya tidak dapat dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.

Baca Juga : Relawan Muda Apresiasi Pertemuan Airlangga dan Ganjar

Dikatakannya, jika mendekati tahun politik, khususnya mendekati Pilpres 2024, publik akan banyak menjumpai lembaga survei yang meluncurkan hasil survei yang beragam tergantung dari latar belakang  masing-masing, atas pesanan siapa, untuk kepentingan siapa dan seterusnya.

“Intinya, kita harus hati-hati membaca data. Jangan sampai salah dalam menganalisa,"  tegas Azis.

Menurutnya, Airlangga Hartarto layak disebut sosok berkualitas baik sebagai Menko Perekonomian maupun sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Penilaian itu masuk dalam sebuah monitoring yang dilakukan lembaga independen seperti Indonesia Indicator terhadap tokoh-tokoh yang berpengaruh di media, awal Januari lalu menunjukkan temuan yang signifikan terhadap popularitas sejumlah pejabat publik di Indonesia.

Nama Airlangga Hartarto menempati posisi ketiga sebagai tokoh paling berpengaruh di media sepanjang tahun 2021. Urutan pertama  diduduki Presiden Joko Widodo, sementara urutan kedua  diduduki Kapolri Listyo Sigit.

Data yang dipantau Indonesia Indicator berdasarkan dari pantauan jumlah pemberitaan, jumlah pernyataan dan jumlah quotasi tokoh Nasional di Media. Sepanjang 2021 tercatat sebanyak 309.659 kali pernyataan  Airlangga dimuat oleh Media. Di bawahnya ada nama Gubernur DKI Anies Baswedan dan Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan. Hasil ini menunjukkan jika Airlangga adalah figur yang berpengaruh di Indonesia.

Azis berharap agar lembaga survei dan pengamat lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi, karena dapat menimbulkan misintepretasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini