Share

Baharuddin, Eksekutor Pembunuhan Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Ditangkap

Helmi Syarif, Koran SI · Rabu 19 Januari 2022 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 337 2534436 baharuddin-eksekutor-pembunuhan-pasukan-elite-tni-pratu-sahdi-ditangkap-xwaEzzs6WB.jpg foto: ist

JAKARTA – Pelaku utama dalam kasus pengeroyokan dan pembunuhan pasukan elite TNI AD Pratu Sahdi (22), Baharuddin berhasil ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum)Polda Metro Jaya.

(Baca juga: Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok Preman, Mengingat Kembali Janji Serda Ucok Berantas Bromocorah)

Sebelumnya, Baharudin berstatus sebagai DPO karena peran utamanya dalam pengeroyokan anggota Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati, Pratu Sahdi di kawasan Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran membenarkan bahwa anggotanya menangkap Bahrudi di sebuah tempat. "Benar,"singkat Irjen Fadil saat dihubungi, Rabu (19/1/2022).

Namun Fadil belum membeberakan kronologi penangkapan Baharuddin oleh anak buahnya tersebut.

(Baca juga: Pasukan Elite Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok, Ini Kemampuan Mencengangkan Prajurit Cakra Kostrad)

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengungkapkan, tersangka yang berstatus DPO itu masing-masing bernama Baharuddin yang diduga kuat sebagai pelaku penusukan terhadap Pratu Sahdi DPO ke dua bernama Sapri.

"Dan yang ketiga DPO atas nama Ardi ini orangnya. Para tersangka ini sedang kita lakukan pengejaran," kata Tubagus dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa 18 Januari 2022.

Dia pun menyampaikan ultimatum agar ketiga tersangka tersebut segera menyerahkan diri.

"Oleh karena itu, terhadap tiga orang ini agar segera menyerahkan diri ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya," tutup dia.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Sekadar diketahui pengeroyokan hingga tewas terhadap anggota TNI AD Pratu Sahdi (22) terjadi di Jalan Pluit Selatan Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, pukul 03.00 WIB. Pratu AD meninggal dunia akibat dua tusukan senjata tajam.

"Korban saling pukul dan satu pelaku berkaus hitam mencekik leher korban Sahdi sambil memegang tangan korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan.

Selain Sahdi, dua warga sipil juga menjadi korban saat hendak melerai perkelahian. Dua orang itu ialah Samsul Ma'arif luka sobek di dada sebelah kanan dan punggung belakang kemudian Soleh yang mengalami luka di bagian jari manis sebelah kanan putus dua ruas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini