Share

Pemerintah Siapkan 1.260 Tempat Tidur untuk Karantina Jamaah Umrah

Kiswondari, Sindonews · Selasa 18 Januari 2022 20:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 337 2534202 pemerintah-siapkan-1-260-tempat-tidur-untuk-karantina-jamaah-umrah-uTIhIKIZmB.jfif Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Suharyanto. (BNPB)

JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menyampaikan persiapan tempat karantina untuk jamaah umrah sekembalinya dari Arab Saudi. Nantinya jamaah akan dikarantina di Asrama Haji Pondok Gede dan LPMP milik Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Namun, tempat tersebut tak cukup untuk menampung semua jamaah.

Ketua Satgas Covid-19 Letjen TNI Suharyanto menjelaskan, berdasarkan data 13 Januari 2022, total WNI yang berangkat ibadah umrah yakni 1.759 orang. Sekitar 9-10 hari kemudian mereka akan kembali ke Tanah Air dan menjalankan karantina selama 7 hari di dua lokasi yang telah disiapkan.

“Kami sudah laporkan ke Bapak Menko Marves (Kemaritiman dan Investasi), Bapak Luhut, Pak Menkes, dalam ratas jadi nanti setelah kembali disetujui untuk dikarantina di asrama haji. Di Asrama Haji ada 780 tempat tidur, kami juga sudah menyiapkan LPMP dari Kementerian Dikbud dengan kapasitas 480 tempat tidur,” kata Suharyanto dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Senayan, Jakarta, Selasa (18/1/2021).

Baca Juga : Pemberangkatan Jamaah Umrah Tidak Jadi Dihentikan, Menag: Tetap Skema Satu Pintu

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini melanjutkan, total ada 1.260 tempat tidur, dan karena ada 1.759 jamaah yang akan pulang. Sisanya akan dipenuhi oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Menurut Suharyanto, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) perihal kesiapan tempat karantina ini.

“Kami sudah koordinasi dengan kemenag bahwa yang berangkat umrah, kalau yang tidak dapat di asrama haji sudah memikirkan hotel untuk karantina,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini