Share

5 Fakta Pengeroyokan Pratu Sahdi, Berawal dari Kamu Orang Kupang?

Tim Okezone, Okezone · Rabu 19 Januari 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 337 2534181 5-fakta-pengeroyokan-pratu-sahdi-berawal-dari-kamu-orang-kupang-KkZplBb5Ss.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pratu Sahdi (22) tewas setelah dikeroyok delapan preman di Penjaringan, Jakarta Utara.

Okezone pun merangkum sejumlah fakta-fakta tentang pengeroyokan pasukan elite TNI AD itu:

1. Ultimatum Pelaku Serahkan Diri

Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengultimatum agar para pelaku segera menyerahkan diri.

Polisi sudah menangkap 4 dari total 8 pelaku. Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti seperti sepatu boot, satu buah kaos warna hitam, dan celana pendek motif kotak-kotak, satu setel pakaian yang dipakai saat kejadian.

Kemudian satu setel pakaian yang digunakan oleh korban saat kejadian. Atas kasus pengeroyokan tersebut para pelaku disangkakan dengan pasal 80 ayat 1 UU No 35 tahun 2014 sub pasal 170 KUHPidana dan Pasal 351 KUHP.

Baca juga: Motif Pengeroyokan Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Akibat Salah Paham dan Cekcok

2. Pratu Sahdi Tewas Dicekik dan Ditikam

Pratu Sahdi (22) meninggal akibat dikeroyok diduga sebanyak delapan orang. Dari delapan orang, sebanyak enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Korban tewas setelah dua kali ditikam hingga dicekik oleh para pelaku. Sebanyak 4 orang pelaku telah ditangkap polisi. Sementara sisa pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Baca juga: Ultimatum Pengeroyok Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi, Polisi: Segera Serahkan Diri!

3. Motif Pengeroyokan Pratu Sahdi

Polda Metro Jaya menyebut motif pengeroyokan yang dialami seorang anggota TNI AD bernama Pratu Sahdi (22) karena salah paham. Akibat pengeroyokan tersebut Pratu Sahdi tewas setelah menerima dua tusukan.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, sekelompok orang yang merupakan preman tersebut datang mencari seseorang kemudian terdapat Pratu Sahdi di sana.

Kemudian, lanjut dia, terjadi perselisihan kecil yang mengakibatkan anggota TNI dikeroyok oleh kurang lebih delapan orang.

Baca juga: Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok 8 Orang, Pelaku Sempat Cekik Korbannya

4. 4 Penggeroyok Sudah Ditangkap

Polda Metro Jaya menangkap total 4 orang pelaku pengeroyokan yang membuat anggota TNI Pratu Sahdi (22) tewas. Dari empat orang yang ditangkap, sebanyak tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka sementara pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah memburu pelaku lain penggeroyokan tersebut.

Baca juga: Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Ternyata Tewas Dikeroyok 8 Preman

5. Kronologi Penggeroyokan Pratu Sahdi

Kronologi pengeroyokan anggota TNI hingga tewas terjadi pada hari Minggu tanggal 16 Januari pukul 03.06 WIB di Jalan Inspeksi Waduk Pluit Penjaringan, Jakarta Utara.

Peristiwa berawal saat sejumlah saksi melihat empat orang pelaku dengan mengendarai dua sepeda motor dengan berboncengan. Kemudian empat orang tersebut turun dari motor dan mendatangi sejumlah saksi untuk bertanya asal daerah para saksi.

"Bertanya 'apakah kamu orang Kupang?' Kemudian saksi Sofyan menjawab saya bukan orang Kupang saya orang Lampung. Setelah itu pelaku bertanya ke korban Sahdi dan korban tidak menjawab, akhirnya terjadi cekcok antara pelaku dan korban Sahdi," jelasnya.

Setelah cekcok kemudian berlanjut dengan adu pukul. Kemudian korban Sahdi dikeroyok oleh kelompok orang tersebut dengan dicekik dan dua kali tusukan.

Baca juga: Pratu Sahdi, Pasukan Elite TNI AD yang Tewas Dikeroyok

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini