Share

Arteria Minta Kajati Berbahasa Sunda Dipecat, TB Hasanuddin: Jangan Arogan!

Kiswondari, Sindonews · Selasa 18 Januari 2022 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 337 2533804 arteria-minta-kajati-berbahasa-sunda-dipecat-tb-hasanuddin-jangan-arogan-RR2vYMApor.jpg TB Hasanuddin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Mayjen TNI (Purn.) Tubagus Hasanuddin mengkritisi pernyataan Anggota Komisi III DPR yang juga rekan satu fraksinya, Arteria Dahlan yang meminta agar Jaksa Agung memecat seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang berbahasa Sunda saat rapat.

TB Hasanuddin pun mengingatkan agar Arteria tidak arogan dalam mengeluarkan pendapatnya. Ia juga menilai, pernyataan Arteria itu terlalu berlebihan dan dapat melukai perasaan masyarakat Sunda.

"Usulan saudara Arteria yang meminta agar Jaksa Agung memecat seorang Kajati karena menggunakan Bahasa Sunda, menurut hemat saya berlebihan dan dapat melukai perasaan masyarakat Sunda," kata Hasanuddin kepada wartawan, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga : Arteria Dahlan Minta Jaksa Agung Copot Kajati yang Berbahasa Sunda saat Rapat

Legislator berdarah Sunda ini menegaskan, pada umumnya, seseorang yang dipecat dari jabatannya itu disebabkan karena yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran pidana berat atau kejahatan yang memalukan.

"Pernyataan saudara Arteria ini seolah-olah mengindikasikan bahwa menggunakan bahasa daerah (Sunda) dianggap telah melakukan kejahatan berat dan harus dipecat," ujar politisi dari daerah pemilihan Dapil IX Jabar ini.

Menurut Hasanuddin, mungkin pada saat rapat ada pembicaraan yang tak resmi sehingga menggunakan bahasa Sunda atau bahasa daerah lain.

Tetapi, TB Hasanuddin mengusulkan agar sebaiknya Kajati tersebut diingatkan saja dan tidak perlu diusulkan untuk dipecat layaknya seorang penjahat.

"Kenapa harus dipecat seperti telah melakukan kejahatan saja? Saya ingatkan sebagai anggota DPR sebaiknya berhati-hati dalam berucap dan bersikap. Jangan bertingkah arogan! Ingat, setiap saat rakyat akan mengawasi dan menilai kita," pesannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini