Share

Miris! Ibu Hamil Digotong Lewati Jalan Berlumpur untuk Melahirkan, Bayi Meninggal Dalam Kandungan

Era Neizma Wedya, iNews · Selasa 18 Januari 2022 08:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 337 2533750 miris-ibu-hamil-digotong-lewati-jalan-berlumpur-untuk-melahirkan-bayi-meninggal-dalam-kandungan-dXr958k38h.JPG Jalan rusak, ibu hamil digotong menuju ambulans. (Foto: Tangkapan layar)

MURATARA - Sebuah video viral di media sosial Facebook, memperlihatkan warga menggotong ibu hamil melewati jalan berlumpur di wilayah Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), Senin 17 Januari 2022.

Sejumlah orang ada dalam video tersebut diketahui adalah warga dan tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir.

Kepala Puskesmas Bingin Teluk, dr Hendra membenarkan bahwa nakes yang ada dalam video yang viral itu bertugas di Puskesmas di bawah pimpinannya.

"Iya benar itu nakes di Puskesmas kita, video itu benar terjadi di wilayah Kecamatan Rawas Ilir (Muratara Sumsel)," ucapnya.

Dijelaskan Hendra, nakes Puskesmas Bingin Teluk menjemput Rusmina (40) seorang ibu hamil yang hendak melahirkan menggunakan ambulans. Rusmini tinggal di Dusun 7 (Sungai Gulo), Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara.

Baca juga: Viral Video Mesum Mirip Anggota DPRD Medan, Ini Kata Ketua DPC Gerindra

"Iya nakes kita menjemput pasien seorang ibu hamil yanh mau melahirkan dari Sungai Gulo. Yang menjemput, ada dokter dan bidan,” katanya.

Namum dikarenakan akses jalan menuju dusun ibu hamil sulit dijangkau dikarenakan kondisi jalan berlumpur dan licin, ambulans tidak bisa masuk. Jalanan tambah becek setelah diguyur hujan sehingga semakin kesulitan dilewati.

“Alhasil, ibu hamil dibawa terlebih dahulu menggunakan mobil milik warga di dusunnya lalu dipindahkan ke ambulans Puskesmas Bingin Teluk,” katanya.

Ditambahkan Hendra, saat nakes menuju lokasi kendaraan dari puskesmas maupun dari dusun sama-sama tidak bisa lewat. Akhirnya Rusmina digotong untuk dipindahkan ke ambulans.

“Warga menggotong ibu hamil melewati jalan berlumpur itu sekitar 10 menit perjalanan kaki untuk mencapai ambulans yang disediakan,” jelas Hendra.

Setelah dilakukan penanganan awal di puskesmas, ternyata ibu hamil itu tidak bisa melahirkan normal sehingga dirujuk ke rumah sakit di Lubuklinggau.

"Posisi bayinya melintang, tidak normal, setelah kita lakukan penanganan awal, kemudian kita rujuk ke rumah sakit” pungkasnya.

Sedangkan Humas RSIA Dwi Sari Lubuklinggau, Arum membenarkan ada seorang ibu yang dirujuk dari Kabupaten Muratara yang akan melahirkan dan bayinya meninggal dunia saat masih di dalam kandungan.

“Iya benar ada masuk ke RSIA Dwi Sari, dan saat dibawa memang bayinya sudah tidak ada (meninggal),” katanya.

Selanjutnya, pasien langsung dilakukan tindakan operasi caesar untuk mengeluarkan bayi. Sementara ibunya, Rusmina kondisinya stabil.

“Pasien sudah pulang kemarin, dan bayi memang sudah meninggal di dalam perut,” tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini