Share

Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Dikeroyok hingga Tewas, Panglima TNI: Kita Akan Kawal!

Riezky Maulana, iNews · Selasa 18 Januari 2022 08:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 337 2533739 pasukan-elite-tni-pratu-sahdi-dikeroyok-hingga-tewas-panglima-tni-kita-akan-kawal-xzxghGN8Mh.jpg Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (Foto: Ant)

JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa akan mengawal kasus pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya salah satu prajurit TNI AD di Penjaringan, Jakarta Utara hingga tuntas.

Diketahui, Pratu Sahdi yang merupakan salah satu pasukan elite dari TNI AD menjadi korban dalam aksi pengeroyokan di Jakarta Utara tersebut.

"Kita akan kawal. Jadi untuk tim penyidik TNI sudah berkoordinasi dengan Polres Jakarta Utara dan kami terus memonitor," ungkap Jenderal Andika di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin 17 Januari 2022.

Baca juga: Pasukan Elite TNI Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok Preman, Mengingat Kembali Janji Serda Ucok Berantas Bromocorah


Baca juga: Pasukan Elite Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok Preman, POMAD Turun Tangan

Saat ini, dia melanjutkan, pihak Polisi Militer (POM) juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Kita akan kawal. Jadi untuk tim penyidik TNI sudah berkoordinasi dengan Polres Jakarta Utara dan kami terus memonitor," ungkapnya.

Andika menuturkan, meskipun sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian, namun kasus itu tidak akan diintervensi. Menurut Andika, sampai dengan saat ini pelaku yang sudah diamankan berjumlah tiga orang.

"Kami tetap tidak intervensi karena jangan sampai. Sejauh ini kelihatanmya sudah ada kemajuan, sudah ada 3 yang berhasil ditangkap," tuturnya.

Dia menegaskan jika dirinya meminta keadilan dalam kasus kasus pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya salah satu prajurit TNI AD di Penjaringan, Jakarta Utara.

"Intinya kami juga ingin ada keadilan karena mereka melakukan tindak pidana yang menyebabkan anggota TNI AD dan secara umum menyebabkan orang lain tewas," kata Andika.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini