Share

Kasus Varian Omicron Perlahan Meningkat, Ketua Satgas: PPKM Jawa-Bali Sudah Ketat

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 17 Januari 2022 23:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 17 337 2533676 kasus-varian-omicron-perlahan-meningkat-ketua-satgas-ppkm-jawa-bali-sudah-ketat-i94OHtlYMq.jpg Kepala BNPB, Suharyanto (foto: dok BNPB)

JAKARTA - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto mengatakan bahwa aturan saat ini sudah ketat termasuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali akan dievaluasi setiap minggu.

"Ini sudah ketat, masuk sudah di karantina. PPKM sekarang berlaku untuk Jawa-Bali satu minggu akan dievaluasi. Untuk luar jawa masih disarankan dua minggu," ucap Suharyanto kepada wartawan di Gedung Kemenko PMK, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/1/2022).

Baca juga: Pemprov DKI Tutup Sementara PTM 100% di 39 Sekolah, Berikut Daftarnya

Suharyanto menegaskan, pengetatan sudah diupayakan pemerintah meskipun berbeda seperti awal dulu. Sebab, saat ini perlu memperhatikan ekonomi agar berkembang.

"Artinya ini sudah upaya pengetatan tetapi tidak kaya jaman awal-awal dulu itu, sehingga mobilitas antara satu kota ke kota lain tetap masih diperbolehkan. Ini juga untuk supaya ekonomi tetap berkembang," ujarnya.

Baca juga: Pasien Omicron di Madiun Bertambah Jadi 3 Orang

Sebelumnya, Suharyanto mengatakan lonjakan kasus pasca libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) naik didominasi oleh pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

"Nataru naik, tetapi kalau yang dicatat oleh Satgas, itu masih didominasi oleh PPLN. Yang dirawat di Wisma Atlet itu 89% yang positif itu dari PPLN," tuturnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini