Share

5 Fakta Prajurit Elite TNI Tewas Dikeroyok, Berawal dari Cekcok

Tim Okezone, Okezone · Selasa 18 Januari 2022 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 17 337 2533628 5-fakta-prajurit-elite-tni-tewas-dikeroyok-berawal-dari-cekcok-Bwz89s8XR4.JPG TKP pengeroyokan Pratu Sahdi (Foto: MPI/Yohannes)

JAKARTA - Seorang prajurit TNI AD bernama Pratu Sahdi (22) diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekumpulan orang hingga tewas.

Berikut Fakta-Fakta yang berhasil Okezone himpun:

1. Tewas Dicekik dan Ditusuk

Para pelaku mengeroyok anggota TNI yang berpangkat Pratu dengan cara mencekik dan melakukan dua kali tusukan.

"Satu pelaku berkaos hitam mencekik leher korban Sahdi sambil memegang tangan korban Sahdi, kemudian salah satu pelaku berkaos biru menusuk korban Sahdi menggunakan senjata tajam sebanyak 2 kali hingga korban jatuh tersungkur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam keterangan tertulis, Senin (17/1/2022).

2. Kronologi

Kronologi pengeroyokan anggota TNI hingga tewas terjadi pada hari Minggu tanggal 16 Januari pukul 03.06 WIB di Jalan Inspeksi Waduk Pluit Penjaringan, Jakarta Utara.

Peristiwa berawal saat sejumlah saksi melihat empat orang pelaku dengan mengendarai dua sepeda motor dengan berboncengan. Kemudian empat orang tersebut turun dari motor dan mendatangi sejumlah saksi untuk bertanya asal daerah para saksi.

"Bertanya 'apakah kamu orang Kupang?' Kemudian saksi Sofyan menjawab saya bukan orang Kupang saya orang Lampung. Setelah itu pelaku bertanya ke korban Sahdi dan korban tidak menjawab, akhirnya terjadi cekcok antara pelaku dan korban Sahdi," jelasnya.

Setelah cekcok kemudian berlanjut dengan adu pukul. Kemudian korban Sahdi dikeroyok oleh kelompok orang tersebut dengan dicekik dan ditusuk dengan dua tusukan.

3. Saksi pun Jadi Korban

Pelaku dengan kaos hitam dan biru secara acak menyerang orang yang ingin melerai pelaku.

"Termasuk korban Samsul akhirnya terkena serangan menggunakan senjata tajam oleh tersangka berkaos hitam, mengakibatkan korban Samsul luka sobek di dada sebelah kanan dan luka sobek di punggung belakang. Sedangkan korban Soleh luka bagian jari manis sebelah kanan putus 2 ruas," pungkasnya.

4. Ada Teriakan Wanita

Sebelum menemukan S yang menjadi korban pengeroyokan, warga setempat sempat mendengar teriakan wanita. Seperti yang diungkapkan Hendro (45) salah satu warga yang berjualan dilokasi.

"Saya kan 20 meter dari kejadian, waktu itu kurang lebih jam 03.00 WIB lewat dikit ada perempuan teriak-teriak. Histerislah gitu, โ€˜itu,itu, ituโ€™ mau pingsan gitu terus kita mendekat, mau tau ada apaan sih gitu," Kata Hendro di lokasi pada, Senin (17/1/2022).

5. Pelaku Tertangkap

Polsek Penjaringan dibantu Polres Jakarta Utara berhasil menangkap salah satu pelaku pengeroyokan pada anggota TNI berinisial S (23) hingga tewas di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Saat ini, polisi masih memburu pelaku lainnya dalam kasus tersebut.

"Alhamdulillah semalam kami amankan satu pelaku," ujar Kapolsek Penjaringan, AKBP Febri Isman Jaya pada wartawan, Senin (17/1/2022).

Menurutnya, satu orang pelaku pengeroyokan tersebut saat ini tengah diperiksa lebih lanjut oleh polisi. Sejauh ini, berdasarkan keterangan saksi, pelaku yang diciduk itu ikut cekcok dan menganiaya korban bersama kelompoknya saat mencari seseorang di kawasan Waduk Pluit, Jakarta Utara pada Minggu (16/1/2022) sekitar pukul 03.00 WIB.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini