Share

Pasukan Elite Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok Preman, POMAD Turun Tangan

Riezky Maulana, iNews · Senin 17 Januari 2022 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 17 337 2533546 pasukan-elite-pratu-sahdi-tewas-dikeroyok-preman-pomad-turun-tangan-n4pyYLv77U.jpg Dok: puspomad

JAKARTA – Anggota Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati, Pratu Sahdi (22) menjadi korban pengeroyokan sejumlah preman di kawasan Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu, 16 Januari 2022.

(Baca juga: Anggota TNI AD Pratu Sahdi yang Tewas Dikeroyok Ternyata Pasukan Elite)

Akibat dari pengeroyokan itu, korban meregang nyawa. Pratu Sahdi menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara. Polisi saat ini masih mengejar pelaku pengeroyokan Pratu Sahdi.

Pihak TNI yang diwakili Kodam Jaya menyerahkan proses tersebut kepada pihak kepolisian. Namun, dalam hal ini pihak Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya juga berkoordinasi guna mengusut kasus tersebut.

"Proses penyelidikan dilaksanakan oleh Polsek Metro Penjaringan, Pomdam Jaya berkoordinasi membantu prosesnya," tutur Kapendam Jaya Letkol Cpm Dwi Indra Wirawan ketika dikonfirmasi, Senin (17/1/2022).

 (Baca juga: Pasukan Elite Pratu Sahdi Tewas Dikeroyok, Ini Kemampuan Mencengangkan Prajurit Cakra Kostrad)

Dalam kasus ini, Polsek Penjaringan bersama Polres Jakarta Utara berhasil menangkap salah satu pelaku pengeroyokan. Polisi pun masih memburu pelaku lainnya dalam kasus yang menewaskan Tamtama tersebut.

Kapolsek Penjaringan, AKBP Febri Isman Jaya menyebut satu pelaku pengeroyokan tersebut saat ini tengah diperiksa lebih lanjut oleh polisi. Para pelaku mengeroyok korban dengan mencekik dan melakukan dua kali tusukan pada korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, mengatakan, polisi saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku pengeroyokan.

"Satu pelaku berkaos hitam mencekik leher korban Sahdi sambil memegang tangan korban Sahdi, kemudian salah satu pelaku berkaos biru menusuk korban Sahdi menggunakan senjata tajam sebanyak 2 kali hingga korban jatuh tersungkur," katanya, Senin  (17/1/2022).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini